7 Cara Melatih Speaking Bahasa Inggris Tanpa Teman Latihan

Kamu ingin jago speaking Bahasa Inggris, tetapi gak punya teman yang bisa diajak latihan? Kondisi seperti ini memang bikin dilema. Mau latihan, tapi bingung harus bicara dengan siapa. Akhirnya, kemampuan speaking cuma dipelajari dari teori tanpa pernah benar-benar digunakan.
Padahal, kamu tetap bisa melatih kemampuan berbicara meskipun sendirian. Ada banyak aktivitas sederhana yang bisa dilakukan tanpa membutuhkan partner latihan. Bahkan, beberapa cara ini justru membuat kamu lebih berani karena gak perlu takut salah di depan orang lain. Yuk, coba tujuh cara berikut.
1. Bicara sendiri tentang aktivitasmu

Ilustrasi seseorang melatih speaking Bahasa Inggris (pexels.com/Eren Li) Cara paling sederhana adalah mulai berbicara sendiri menggunakan Bahasa Inggris. Kamu bisa menceritakan apa yang sedang kamu lakukan, misalnya ketika sedang memasak, bersiap pergi, bekerja, atau membersihkan rumah. Gak perlu membuat cerita yang rumit karena kalimat sederhana sudah cukup untuk memulai.
Misalnya, kamu bisa menjelaskan langkah-langkah ketika sedang membuat kopi atau menyiapkan sarapan. Kalau kehabisan kata, jangan langsung berhenti. Coba gunakan kata yang kamu tahu untuk menjelaskan maksudnya. Latihan seperti ini membantu otak terbiasa menyusun kalimat Bahasa Inggris secara spontan.
2. Rekam suara sendiri

Ilustrasi seseorang melatih speaking Bahasa Inggris (pexels.com/cottonbro studio) Kalau berbicara sendiri terasa terlalu sederhana, coba naikkan levelnya dengan merekam suara. Pilih satu topik ringan, kemudian berbicaralah selama satu sampai tiga menit. Kamu bisa membahas makanan favorit, kegiatan hari ini, film yang baru ditonton, atau rencana akhir pekan.
Setelah selesai, dengarkan kembali rekaman tersebut. Perhatikan apakah ada kata yang terlalu sering kamu gunakan, pronunciation yang masih terasa sulit, atau bagian ketika kamu terlalu banyak berhenti. Gak perlu malu mendengar suara sendiri karena justru dari sinilah kamu bisa mengetahui bagian speaking yang perlu diperbaiki.
3. Tirukan cara native speaker berbicara

Ilustrasi seseorang melatih speaking Bahasa Inggris (pexels.com/cottonbro studio) Pernah menonton film atau video Bahasa Inggris lalu menemukan cara bicara seseorang yang terdengar menarik? Kamu bisa memanfaatkannya sebagai bahan latihan. Pilih satu kalimat pendek, dengarkan beberapa kali, kemudian coba tirukan cara pengucapan dan intonasinya.
Jangan cuma fokus pada setiap kata secara terpisah. Perhatikan juga bagaimana pembicara memberi tekanan pada kata tertentu dan bagaimana suara mereka naik atau turun. Kamu gak harus langsung terdengar seperti native speaker. Tujuan latihan ini adalah membuat pengucapan dan ritme bicaramu menjadi lebih natural.
4. Berlatih di depan cermin

ilustrasi seseorang berbicara depan cermin (pexels.com/RDNE Stock project) Kamu mungkin merasa aneh berbicara di depan cermin, tetapi cara ini cukup efektif untuk membangun kepercayaan diri. Bayangkan kamu sedang berbicara dengan orang lain, lalu jawab pertanyaan atau ceritakan sesuatu menggunakan Bahasa Inggris. Tatap dirimu sendiri seolah-olah sedang melakukan percakapan sungguhan.
Latihan ini juga membantu kamu memperhatikan ekspresi wajah dan gerakan ketika berbicara. Kalau kamu sering terlihat ragu atau terlalu banyak diam, kamu bisa mulai memperbaikinya. Semakin terbiasa berbicara tanpa bergantung pada teks, semakin percaya diri kamu ketika suatu hari harus menggunakan Bahasa Inggris dengan orang lain.
5. Ubah pikiran sederhana menjadi Bahasa Inggris

ilustrasi seseorang berpikir (freepik.com/diana.grytsku) Kamu gak harus selalu menunggu sesi latihan untuk menggunakan Bahasa Inggris. Coba sesekali ubah pikiran sederhana yang muncul dalam kepala menjadi Bahasa Inggris. Misalnya, ketika merasa lapar, kamu bisa mencoba menyusun kalimat tentang makanan yang ingin kamu makan.
Ketika melihat hujan, coba pikirkan bagaimana kamu akan menggambarkan kondisi tersebut menggunakan Bahasa Inggris. Kalau menemukan kata yang belum kamu tahu, catat dan cari tahu nanti. Kebiasaan kecil ini melatih otak supaya gak selalu bergantung pada Bahasa Indonesia sebelum menghasilkan sebuah kalimat.
6. Ceritakan ulang video atau film

ilustrasi bercerita dengan teman (freepik.com/freepik) Setelah menonton video atau film pendek, coba tutup subtitle dan ceritakan kembali apa yang kamu ingat. Gak perlu menceritakan seluruh jalan cerita secara detail. Cukup jelaskan siapa yang ada di dalam video, apa yang terjadi, dan bagaimana pendapatmu tentang hal tersebut.
Latihan ini menarik karena kamu sekaligus melatih kemampuan memahami informasi dan mengubahnya menjadi kalimat sendiri. Kalau lupa vocabulary tertentu, gunakan kata lain yang kamu ketahui untuk menjelaskan maksudnya. Justru kemampuan menjelaskan sesuatu menggunakan kata-kata sederhana merupakan bagian penting dalam komunikasi.
7. Buat tantangan speaking untuk diri sendiri

ilustrasi seseorang berbicara kepada diri sendiri (freepik.com/DC Studio) Supaya latihan gak terasa monoton, buat challenge kecil untuk dirimu sendiri. Misalnya, hari ini kamu harus berbicara Bahasa Inggris selama satu menit tanpa berhenti. Besok naik menjadi dua menit, kemudian coba membahas topik yang sedikit lebih sulit.
Kamu juga bisa membuat daftar topik sederhana seperti my favorite food, my daily routine, my job, my family, atau my dream vacation. Pilih satu topik secara acak setiap hari dan langsung berbicara tanpa menulis naskah terlebih dahulu. Gak masalah kalau masih banyak jeda atau salah grammar karena yang sedang kamu latih adalah keberanian untuk terus berbicara.
Speaking memang akan lebih menyenangkan kalau punya teman untuk diajak ngobrol. Namun, gak punya partner bukan berarti kamu gak bisa berkembang. Justru, latihan sendirian bisa menjadi langkah awal yang bagus untuk membangun keberanian sebelum akhirnya berbicara dengan orang lain.
Mulai dari cara yang paling nyaman buat kamu, misalnya berbicara sendiri selama beberapa menit setiap hari. Rekam suara, tirukan native speaker, atau ceritakan kembali film yang baru kamu tonton. Gak perlu menunggu sampai Bahasa Inggrismu sempurna untuk mulai berbicara, karena kemampuan speaking justru akan berkembang ketika kamu berani menggunakannya.





















