Masuk kampus impian merupakan pencapaian besar yang membanggakan, baik bagi diri sendiri maupun keluarga. Karena itu, tidak sedikit orangtua yang memiliki harapan tinggi terhadap pilihan kampus anaknya. Harapan tersebut biasanya muncul dari keinginan melihat masa depan yang lebih baik, tetapi dalam beberapa situasi justru berubah menjadi tekanan yang cukup berat secara mental.
Banyak pelajar akhirnya merasa takut gagal karena khawatir mengecewakan keluarga. Jika kondisi ini terus dibiarkan, hubungan dengan orangtua bisa menjadi lebih tegang dan kesehatan mental ikut terganggu. Karena itu, penting untuk memahami cara menghadapi tekanan orangtua soal kampus impian dengan komunikasi serta pola pikir yang lebih sehat.
