Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Kesalahan Umum saat Memulai Hobi Koleksi Tanaman Hias

ilustrasi merawat tanaman
ilustrasi merawat tanaman (freepik.com/jcomp)
Intinya sih...
  • Membeli terlalu banyak tanaman tanpa risetPemula sering kali tergoda untuk memborong semua tanaman yang dianggap cantik. Riset diperlukan untuk memilih tanaman yang paling cocok bagi pemula.
  • Memilih tanaman yang terlalu rewel untuk pemulaPemula sering tergoda untuk merawat tanaman cantik, tetapi perawatannya rewel. ZZ plant, snake plant, dan kaktus adalah tanaman yang paling cocok untuk pemula.
  • Terlalu fokus pada tren tanaman hias terbaruKeinginan untuk mengikuti tren harus diiringi dengan tanggung jawab dan kebutuhan dekorasi rumahmu. Pastikan kamu sudah menyediakan tempat khusus untuk berbagai jenis tanaman yang baru kamu beli.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Memiliki sejumlah koleksi tanaman hias di rumah jadi hal yang menyenangkan. Menikmati keindahan tanaman hias membawa manfaat yang baik bagi psikologis. Oleh sebab itu, hobi ini populer dan diminati banyak orang.

Bila kamu baru saja memulai hobi mengoleksi, pasti ada rasa menggebu-gebu untuk segera mengumpulkan banyak tanaman hias. Namun untuk memulai hobi sebagai kolektor tanaman hias, bukan kuantitas yang diperlukan tetapi kualitas dan kemampuan untuk merawat tanaman. Berikut kesalahan umum yang paling sering dialami pemula saat baru saja mengoleksi tanaman hias.

1. Membeli terlalu banyak tanaman tanpa riset

ilustrasi merawat tanaman hias
ilustrasi merawat tanaman hias (pexels.com/cottonbro)

Pemula sering kali tergoda untuk memborong semua tanaman yang dianggap cantik. Membeli tanaman hias bisa membuat rumah terasa hijau secara instan. Para pemula sering mengabaikan cara perawatan kebutuhan tanaman dan lebih memilih membeli tanaman yang disukai.

Untuk itu, riset diperlukan untuk memilih tanaman yang paling cocok bagi pemula. Sebelum pergi ke toko tanaman hias, pastikan kamu sudah mengetahui kapasitasmu untuk merawat sejumlah tanaman hias. Karena jika terlalu banyak membeli tanaman hias, kamu akan kewalahan merawat. Dan akhirnya membuat tanaman menjadi layu tak terawat.

2. Memilih tanaman yang terlalu rewel untuk pemula

ilustrasi merawat tanaman
ilustrasi merawat tanaman (pexels.com/arina-krasnikova)

Tanaman hias seperti bunga anggrek, Alocasia, hingga Calathea punya tampilan yang menarik. Sayangnya, pola daun dan bunga yang menawan sebanding dengan perawatannya yang intens dan rumit. Nah, para pemula sering tergoda untuk merawat tanaman cantik, tetapi perawatannya rewel.

Selain tahu jumlah tanaman yang bisa kamu rawat, pastikan kamu menyesuaikan jenis tanaman untuk pemula. ZZ plant, snake plant, dan kaktus adalah tanaman yang paling cocok untuk pemula. Selain karena bentuk tanaman yang unik, perawatan tanaman tersebut dikenal paling mudah untuk pemula.

3. Terlalu fokus pada tren tanaman hias terbaru

ilustrasi beragam tanaman hias
ilustrasi beragam tanaman hias (unsplash.com/feeypflanzen)

Mengoleksi tanaman hias untuk mengikuti tren adalah hal yang sah. Misalnya dengan munculnya berbagai tanaman hias viral di media sosial, membuatmu terdorong untuk memilikinya juga. Namun, keinginan untuk mengikuti tren harus diiringi dengan tanggung jawab dan kebutuhan dekorasi rumahmu.

Misalnya, di awal kamu sudah merawat tanaman sukulen dan kaktus. Lalu, tiba-tiba ingin membeli tanaman tropis seperti Monstera dan philodendron karena viral di internet. Tentunya, tanaman tropis kurang cocok bercampur dengan sukulen dan kaktus. Pastikan kamu sudah menyediakan tempat khusus untuk berbagai jenis tanaman yang baru kamu beli.

4. Memindahkan tanaman terlalu sering

ilustrasi merawat tanaman
ilustrasi merawat tanaman (pexels.com/shvetsa)

Mengoleksi tanaman hias untuk kebutuhan dekorasi, membuat pemula sering mengubah-ubah lokasi tanaman hias. Memindahkan tanaman hias untuk mendapatkan angle dari dekorasi yang bagus sering dilakukan oleh pemula. Misalnya memindahkan tanaman dari teras, ke ruang tamu, lalu ke dapur.

Terlalu sering memindahkan tanaman bisa memengaruhi kesehatan tanaman. Hal ini menyebabkan tanaman stres karena harus beradaptasi di lingkungan yang berbeda dengan cepat. Tanaman butuh waktu untuk beradaptasi pada lokasi baru, contohnya teras yang bisa terkena matahari lalu dipindahkan ke dalam ruang tamu yang kering tanpa sinar matahari.

Biarkan tanaman untuk tetap berada di tempatnya yang baru dalam beberapa minggu. Amati perubahan fisik tanaman, seperti daun terbakar atau layu. Ciri seperti ini menandakan tanaman tak cocok di tempat tersebut.

5. Kurang sabar dalam merawat tanaman

ilustrasi merawat tanaman
ilustrasi merawat tanaman (pexels.com/cottonbro)

Pemula juga sering berharap bahwa tanaman mereka tumbuh dan berbunga dalam waktu singkat. Keinginan yang serba instan ini membuat mereka kurang sabar dalam merawat tanaman. Padahal, ada beberapa jenis tanaman yang punya masa tumbuh yang panjang dan para pemilik harus bersabar merawatnya.

Kesabaran dalam merawat tanaman adalah kunci agar kamu memiliki tanaman hias yang subur dan menawan. Terkadang kamu harus menyaksikan tanaman yang kamu rawat menjadi sakit atau mati. Hal ini akan membuatmu menjadi lebih berpengalaman dalam merawat tanaman. Sehingga, saat memelihara tanaman baru, kamu tahu bagaimana mengantisipasinya.

Sebagai pemula, banyak belajar dan riset sangat diperlukan agar bisa konsisten untuk menjaga tanaman hias. Kesabaran juga diperlukan karena mengoleksi tanaman hias adalah hobi jangka panjang. Hasilnya gak bisa langsung dilihat, butuh waktu berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Hella Pristiwa
EditorHella Pristiwa
Follow Us