ilustrasi anak bermain musik (pexels.com/RDNE Stock project)
Masih dilansir laman Connection Academy by Pearson, les musik memiliki banyak manfaat kognitif bagi anak. Ketika seorang anak belajar bermusik, itu bukan hanya soal menghasilkan melodi, tapi juga sebuah proses rumit yang menantang dan membentuk otak.
Saat sedang belajar musik, anak-anak akan belajar bagaimana cara mendengarkan suara atau instrumen mereka sembari mendengarkan grup secara keseluruhan, menghubungkan not-not pada halaman dengan suara yang mereka dengar dari instrumen mereka, memperhatikan konduktor tentang seberapa cepat atau lambat tempo mereka. Selain itu, bermain musik secara berkala juga akan melatih anak untuk membangun memori otot untuk instrumen atau suara mereka, yang membantu koordinasi tangan-mata, dan kemampuan mendengarkan, memahami perbedaan nada dan intonasi antar not yang akan meningkatkan kemampuan matematika di otak anak, plus bertemu dan berteman dengan orang baru, serta membangun koneksi sejak dini.
Banyak dampak positif yang akan didapatkan ketika anak mulai mengikuti les musik. Selain mengembangkan bakat, menempa rasa percaya diri, meningkatkan konsentrasi, membangun motivasi belajar, hingga membangun koneksi, jadi alasan yang cukup masuk akal untuk memberikan les musik pada anak. Bagaimana menurutmu?