Seberapa Penting Les untuk Anak Usia SD? Orangtua Harus Tahu!

- Les dapat membantu anak SD menguasai materi lebih intensif, mengasah kemampuan membaca, menulis, dan berhitung, serta meningkatkan kepercayaan diri saat belajar di kelas.
- Meski jadwal belajar bertambah, les berpotensi membantu anak menyelesaikan PR, mengurangi stres, lebih aktif di kelas, dan meningkatkan prestasi jika tempat belajar sesuai kenyamanan mereka.
- Les tidak wajib bagi semua anak; orangtua perlu memilih guru yang tepat, memantau kenyamanan anak, serta menjadikannya partner untuk memahami kebutuhan dan perkembangan belajar anak.
Memasuki Sekolah Dasar atau SD, anak mulai dihadapkan dengan berbagai macam pelajaran di sekolah. Banyaknya mata pelajaran yang mesti dikuasai dalam waktu bersamaan terkadang juga membuat anak kewalahan.
Salah satu cara mengatasi kesulitan belajar pada anak adalah dengan mengikuti bimbingan belajar atau les di luar sekolah. Akan tetapi, sebelum memutuskan untuk memberikan les pada anak, orangtua perlu tahu dulu plus minusnya supaya paham seberapa penting les untuk kemajuan akademis anak. Berikut pembahasan singkatnya.
1. Les dapat meningkatkan rasa percaya diri anak di sekolah

ilustrasi anak ikut les (pexels.com/Ahmet Kurt) Anak yang mengikuti bimbingan belajar atau les di luar jam sekolah biasanya akan lebih mudah menguasai materi pelajaran. Ini karena mereka telah mendapatkan pembelajaran lebih dari guru les secara lebih intens, dibandingkan saat guru menerangkan di depan kelas dengan banyak siswa di dalamnya.
Hal tersebut tentunya akan mendorong rasa percaya diri anak ketika mereka menerima pelajaran di sekolah. Anak merasa sudah menguasai materi pelajaran, dan lebih mudah memahami teori-teori yang diberikan.
Dikutip dari OC Learning Edge, dikatakan bahwa bimbingan belajar sangat penting untuk mempersiapkan anak mempelajari berbagai materi belajar di sekolah. Di usia SD, keterampilan anak masih berkembang. Dengan adanya les, kemampuan dasar seperti membaca, menghitung, dan menulis akan terasah dengan baik.
2. Manfaat akademis les yang mengurangi stres belajar pada anak

ilustrasi anak mengikuti les (pexels.com/Ahmet Kurt) Tak jarang, keraguan untuk memasukkan anak ke bimbingan belajar muncul karena adanya katakutan anak akan merasa terbebani dengan jadwal belajar yang bertambah. Tapi, sisi positifnya adalah anak-anak yang mengikuti les sering menyelesaikan pekerjaan rumah dengan lebih baik dan sedikit stres, lebih aktif berpartisipasi di kelas, dan menunjukkan kinerja lebih baik dalam akademis, termasuk nilai-nilai yang cemerlang.
Orangtua juga tidak boleh sembarangan memilih tempat bimbingan belajar. Melibatkan anak dalam memantau perkembangan di tempat les sangatlah penting. Bertanya pada anak apakah mereka nyaman menerima pembelajaran di tempat les atau tidak akan menghindarkan anak dari perasaan tertekan jika memang mereka merasa kurang nyaman.
3. Orangtua memiliki partner ideal dalam memberikan pembelajaran

ilustrasi anak mengikuti les (pexels.com/Ahmet Kurt) Keterbatasan guru dalam mengajar banyak murid sekaligus dan orangtua yang mulai kewalahan membantu anak belajar, sering jadi alasan untuk menyisipkan jadwal les pada anak. Tanpa disadari, mendapatkan guru les yang tepat bukan hanya menguntungkan bagi anak, tapi juga orangtuanya. Dilansir OC Learning Edge, dikatakan bila seorang guru les yang handal dapat memberikan wawasan yang lebih jelas kepada orangtua tentang apa yang dibutuhan anak mereka, di mana kekurangannya, dan seperti apa kemajuannya.
Perspektif dari luar ini sangat berharga bagi orangtua, sehingga mereka tahu kalau ada sesuatu yang tidak beres pada pembelajaran anak dan dapat bersama-sama mencari solusinya. Seorang guru les yang handal bisa menjadi partner bagi orangtua dalam mendidik anak, dan tentu saja ini akan sangat membantu meringankan beban pengajaran orangtua di rumah.
4. Manfaat bimbingan belajar bagi anak yang dapat dilihat orangtua

ilustrasi anak ikut les (pexels.com/Ahmet Kurt) Beberapa anak mungkin sudah jelas memerlukan bimbingan belajar di luar kelas akibat tertinggal dari teman-teman mereka. Tetapi, memutuskan memberikan les pada anak tak hanya karena mereka merasa kesulitan menerima pelajaran di sekolah. Saat anak merasa sudah berusaha maksimal, tapi hasilnya masih belum sesuai yang mereka harapkan, bimbingan belajar bisa jadi solusi.
Tentu saja, ketika bimbingan belajar atau les dilakukan dengan tepat dan di bawah bimbingan guru yang mumpuni, akan ada banyak manfaat yang diterima anak dan dapat dirasakan langsung oleh orangtua. Di antaranya; anak yang tadinya kesulitan belajar, jadi lebih mudah menerima materi, anak yang belum lancar membaca bisa sedikit-demi sedikit fasih mengeja kata, dan matematika tak lagi menjadi momok menakutkan. Sementara bagi anak yang sudah siap untuk membangun kemampuan lebih maju, bimbingan belajar akan mendorongnya makin berprestasi di sekolah.
Bimbingan belajar atau les bukanlah sesuatu yang wajib diberikan pada anak usia sekolah dasar, apalagi jika anak dirasa sudah cukup mampu menguasai materi di sekolah. Akan tetapi, tidak ada salahnya juga memberikan pelajaran tambahan di luar sekolah pada anak selama itu tidak menyita waktu luang mereka.
Paling penting, carilah guru les yang bisa diterima oleh anak dan membuat mereka nyaman selama bimbingan. Jadi, apakah kamu sudah memutuskan untuk memberikan les atau tidak pada si kecil?




















