Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Novel Horor yang Terinspirasi dari Mitologi dan Cerita Rakyat

4 min read
5 Novel Horor yang Terinspirasi dari Mitologi dan Cerita Rakyat
Unnamed Bones (publishersweekly.com) | The Winter Folk (jenjulian.com)
  • Lima novel horor memanfaatkan mitologi dan cerita rakyat untuk menghadirkan teror yang juga menyinggung trauma, tekanan sosial, identitas, serta ketakutan lintas generasi.
  • The Winter Folk, Unnamed Bones, dan The Changeling menghadirkan penginapan hutan, pulau misterius, serta legenda changeling yang menyeret tokoh ke dunia penuh rahasia dan makhluk ganjil.
  • Her Body and Other Parties serta The Only Good Indians memakai folklor untuk mengulas pengalaman perempuan, rasa bersalah, tradisi, dan konsekuensi masa lalu melalui horor personal.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Cerita rakyat dan mitologi sudah lama menjadi sumber inspirasi bagi kisah-kisah horor. Banyak legenda yang awalnya hanya diceritakan secara turun-temurun kemudian diolah menjadi cerita baru dengan suasana yang jauh lebih gelap. Ketika makhluk mitologi, kutukan kuno, atau kepercayaan masyarakat masa lalu dimasukkan ke dalam cerita horor modern, hasilnya bisa terasa familier sekaligus menyeramkan.

Menariknya, novel horor yang terinspirasi dari folklor biasanya tidak hanya mengandalkan sosok monster untuk menakuti pembaca. Ada pula yang menggunakan mitos sebagai cara untuk membahas trauma hingga ketakutan yang diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Jika menyukai cerita horor yang punya akar dari legenda dan kepercayaan tradisional, beberapa novel berikut layak masuk daftar bacaan.

  1. 1. The Winter Folk — Jen Julian

    The Winter Folk.
    The Winter Folk (jenjulian.com)

    The Winter Folk membawa pembaca ke dalam kisah gothic horror yang kental dengan nuansa folklor Appalachia. Ceritanya berpusat pada Moth, seorang perempuan yang sejak kecil memiliki hubungan misterius dengan sebuah penginapan bernama Deerhaven di tengah hutan. Ketika masih muda, Moth pernah bekerja untuk sosok yang dikenal sebagai Winter Folk sebelum akhirnya diusir dari tempat tersebut.

    Bertahun-tahun kemudian, pengalaman masa lalu itu masih menghantuinya dan membuatnya kembali mencari keberadaan penginapan misterius tersebut. Semakin dekat Moth dengan Deerhaven, semakin banyak pula rahasia dan kengerian yang kembali muncul. Hutan dalam novel ini terasa seperti tempat yang menyimpan aturan sendiri, dengan legenda dan makhluk yang tidak sepenuhnya dapat dipahami manusia.

  2. 2. Her Body and Other Parties — Carmen Maria Machado

    Her Body and Other Parties.
    Her Body and Other Parties (carmenmariamachado.com)

    Her Body and Other Parties merupakan kumpulan cerita pendek yang memadukan horor, fantasi, dan elemen folklor untuk membahas tubuh serta pengalaman perempuan. Salah satu cerita yang paling terkenal, “The Husband Stitch”, mengambil inspirasi dari legenda tentang perempuan dengan pita hijau di lehernya. Machado kemudian mengubah kisah tersebut menjadi cerita yang jauh lebih dewasa, aneh, dan mengganggu.

    Kekuatan buku ini bukan hanya terletak pada unsur seramnya, tetapi juga pada cara Machado menggunakan cerita-cerita yang sudah dikenal untuk membicarakan tekanan sosial. Setiap cerita memiliki bentuk horor yang berbeda sehingga pengalaman membacanya tidak terasa monoton. Ada kisah yang membuat merinding, ada yang terasa absurd, dan ada pula yang meninggalkan rasa tidak nyaman setelah halaman terakhir.

  3. 3. Unnamed Bones — Lora Senf

    Unnamed Bones.
    Unnamed Bones (publishersweekly.com)

    Apa jadinya jika sebuah pulau tiba-tiba muncul di dekat kota dan seolah-olah sudah berada di sana selama ribuan tahun? Novel horor untuk pembaca muda ini mengikuti Harrow Lane dan tiga temannya yang mencoba menyelidiki sebuah danau serta pulau misterius yang muncul begitu saja. Namun, semakin jauh mereka mencari jawaban, semakin banyak cerita tentang kematian, orang hilang, dan penghuni pulau yang terdengar tidak masuk akal.

    Lora Senf menggabungkan cosmic horror dengan unsur mitologi dan folklor untuk membangun ancaman yang terasa jauh lebih besar daripada yang bisa dipahami para tokohnya. Pulau tersebut bukan hanya lokasi misterius, tetapi juga menjadi sumber berbagai legenda yang membuat penduduk sekitar takut sekaligus penasaran.

  4. 4. The Changeling — Victor LaValle

    The Changeling.
    buku The Changeling (penguinrandomhouse.com)

    Victor LaValle mengambil inspirasi dari legenda changeling, yaitu kepercayaan dalam cerita rakyat Eropa tentang makhluk yang diam-diam menggantikan seorang anak manusia. Namun, The Changeling tidak sekadar mengadaptasi legenda tersebut menjadi cerita monster biasa. Novel ini mengikuti Apollo Kagwa, seorang penjual buku langka yang kehidupannya berubah drastis setelah menjadi seorang ayah.

    Ketika tragedi menimpa keluarganya, Apollo menemukan dirinya terseret ke dunia yang penuh dengan makhluk misterius. Novel ini menarik adalah bagaimana folklor digunakan untuk membangun horor yang terasa sangat personal. LaValle juga membuat dunia supernatural dalam ceritanya terasa seperti bagian dari legenda yang sudah lama tersembunyi di balik kehidupan modern.

  5. 5. The Only Good Indians — Stephen Graham Jones

    The Only Good Indians.
    The Only Good Indians (goodreads.com)

    The Only Good Indians menggunakan unsur budaya dan mitologi masyarakat Blackfeet untuk membangun kisah horor yang perlahan berubah semakin mengerikan. Ceritanya berpusat pada empat sahabat yang ketika masih muda melakukan sebuah tindakan di tempat berburu yang seharusnya tidak mereka datangi. Bertahun-tahun kemudian, masa lalu tersebut kembali menghantui mereka melalui serangkaian kejadian aneh dan mengancam.

    Stephen Graham Jones memadukan horor supernatural dengan tema rasa bersalah, tradisi, identitas, dan konsekuensi dari tindakan masa lalu. Sosok yang menjadi sumber teror dalam cerita memiliki hubungan dengan mitologi dan pengalaman budaya para tokohnya, sehingga ancamannya terasa lebih personal daripada sekadar monster tanpa latar belakang.

    Mitologi dan cerita rakyat memberikan bahan yang sangat kaya untuk menciptakan novel horor yang tidak sekadar mengandalkan jumpscare atau sosok menyeramkan. Dari kelima novel horor yang terinspirasi dari mitologi dan cerita rakyat ini, mana yang paling ingin kamu baca?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Dari Kebun Nilam ke Pasar Dunia

Related Articles

See More