Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Novel Klasik tentang Cowok Bingung, Sukses Bikin Geregetan!
The Quiet American dan Crampton Hodnet (dok. Penguin/The Quiet American | dok. Virago/Crampton Hodnet)

Sering dengar istilah "cowok bingung" di media sosial? Istilah ini merujuk pada pria-pria yang dianggap tak konsisten dalam menjalani hubungan, sampai-sampai sulit untuk tahu apakah mereka benar-benar tertarik atau tidak. Cowok bingung kadang juga dipakai untuk menjuluki pria-pria plin-plan yang ragu akan tujuan hidupnya.

Menariknya, ini bukan fenomena baru, lho. Dalam sastra klasik, kamu bisa menemukan mereka dengan cukup mudah. Buktikan lewat 5 novel berikut, deh.

1. The Quiet American (Graham Greene)

The Quiet American karya Graham Greene (dok. Penguin/The Quiet American)

The Quiet American adalah cerita dua pria Barat yang berdinas selama Perang Vietnam berkecamuk. Fowler adalah jurnalis paruh baya yang sesuai kode etik jurnalismenya menjadi sosok netral, tetapi lama-lama egois dan bingung sendiri dengan kompas moralnya.

Tak berapa lama, Fowler bertemu dengan Pyle, agen CIA yang idealis, yang merasa tahu lebih banyak, tetapi sebenarnya masih membawa perspektif kolonialnya. Di antara mereka, eksis sosok Phuong, perempuan lokal Vietnam yang sudah beberapa waktu menjadi selingkuhan Fowler selama ia bertugas di negara itu.

Fowler memang tak berniat menikahinya sampai Pyle yang menaruh hati kepada Phuong berniat meminang dan membawanya pergi dari Vietnam. Di sinilah konflik dua pria yang merasa lebih berhak atas Phuong berkelindan bersama rasa sok tahu, patronistik, dan kebingungan mereka.

2. Beware of Pity (Stefan Zweig)

Beware of Pity karya Stefan Zweig (dok. Penguin/Beware of Pity)

Dalam Beware of Pity, kamu akan berkenalan dengan cowok bingung bernama Toni Hofmiller. Ia adalah letnan muda yang bekerja untuk Kekaisaran Austro-Hungaria jelang Perang Dunia I.

Hidup Toni cenderung lempeng sampai ia tak sengaja membuat Edith, putri seorang saudagar kaya, jatuh cinta kepadanya. Tak tega menolak karena kondisi kesehatan Edith, Toni justru bersandiwara sambil menikmati perhatian yang diberikan keluarga kaya itu kepadanya.

Di sisi lain, ketika batinnya menolak, Toni tergoda untuk menjauh atau mengakui kebohongannya. Namun, keinginan itu ia redam dan tunda berkali-kali hingga semuanya terlambat.

3. The House of Mirth (Edith Wharton)

The House of Mirth karya Edith Wharton (dok. Penguin/The House of Mirth)

Sosok cowok bingung di House of Mirth adalah Lawrence Selden, pengacara dengan situasi finansial serba nanggung. Ia diceritakan sebagai satu-satunya pria yang cukup perhatian kepada protagonis utama novel ini, Lily Bart, perempuan 29 tahun yang harus segera mencari suami sebelum bibi yang menanggung biaya hidupnya meninggal.

Tinggal di New York pada abad ke-19, Lily yang berasal dari kelas menengah punya standar calon suami yang tampaknya tak bisa dipenuhi oleh Selden. Lily sendiri dibikin bingung dengan niat dan komitmen Selden yang kadang perhatian, tetapi di satu sisi juga tak banyak membantunya. Ketika Lily kesulitan atau dalam kondisi tak menguntungkan, Selden memilih untuk bersikap apatis.

4. The Woodlanders (Thomas Hardy)

The Woodlanders karya Thomas Hardy (dok. Penguin/The Woodlanders)

Edred Fitzpiers dalam novel karya Thomas Hardy ini juga bisa masuk kategori cowok bingung. Berstatus pendatang dari kota dan berprofesi sebagai dokter, Fitzpiers punya kecenderungan arogan. Ia sering menghakimi warga lokal tempat ia sekarang berdinas, tetapi pada satu waktu jatuh cinta pada seorang bunga desa bernama Grace.

Fitzpiers berhasil menikahi Grace, tetapi setelah mendapat apa yang ia mau, Fitzpiers justru mencari sensasi lain. Ia berselingkuh dengan seorang perempuan yang sudah bersuami. Ketika istrinya tahu perselingkuhan itu, Fitzpiers berusaha mencari cara untuk rujuk. Ia tak sudi istrinya kembali ke pelukan mantan yang pernah ditinggalkannya demi si dokter.

5. Crampton Hodnet (Barbara Pym)

Crampton Hodnet karya Barbara Pym (dok. Virago Press/Crampton Hodnet)

Bergenre komedi, Crampton Hodnet adalah sebuah satir tentang dua cowok bingung yang ditulis dari sudut pandang dua perempuan bernama Miss Doggett dan kawannya, Miss Morrow. Pria pertama adalah Stephen Latimer, akademisi muda yang menyewa kamar di rumah Miss Doggett dan tampaknya tertarik pada Miss Morrow. Namun, ketika orang mulai melihat kedekatan keduanya, Latimer tampak panik dan buru-buru menampik asumsi tersebut.

Di sisi lain, keponakan Miss Doggett ditaksir oleh dosennya sendiri yang sebenarnya sudah menikah dan usianya jauh lebih tua. Dosen bernama Francis Cleveland itu sudah menikah selama puluhan tahun dengan perempuan yang secara umum ideal, tetapi ia merasa istrinya terlalu dominan.

Dari sebuah fenomena kebingungan yang dirasakan sebagian pria, penulis jadi punya ide untuk mengembangkan premis dan karakter yang hidup. Novel tentang cowok bingung mana lagi yang cocok masuk daftar ini?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article