Profil Jurusan Hubungan International UGM, Alamamater Salsa Erwina

Nama Salsa Erwina tengah ramai diperbincangkan lantaran lantang menantang anggota komisi I DPR RI, Ahmad Sahroni, untuk debat secara terbuka dengannya. Ahmad Sahroni menyebut orang yang menuntut DPR dibubarkan adalah orang tolol sedunia, hal ini dinilai Salsa merendahkan rakyat.
Influencer Indonesia yang saat ini tinggal di Aarhus, Denmark itu kemudian menentang pernyataan Ahmad Sahroni secara terang-terangan melalui akun media sosialnya. Salsa sendiri meraih gelar sarjana pada 2014 dari jurusan Ilmu Hubungan Internasional UGM dengan IPK 3.80/4.00. Ia juga menjadi Best Graduate di jurusan Ilmu Hubungan Internasional UGM serta termasuk dalam daftar 10 Mahasiswa Berprestasi Nasional versi Kementerian Pendidikan pada tahun 2014. Berikut adalah profil Ilmu Hubungan Internasional UGM, almamater Salsa Erwina.
1. Profil Ilmu Hubungan Internasional UGM

Ilmu Hubungan Internasional UGM menjadi institusi pertama yang mengajarkan program studi tersebut di Indonesia. Hal ini didasarkan pada Peraturan Senat Universitas Gadjah Mada tanggal 10 Juli 1957 yang mengacu pada Peraturan Pemerintah (PP) No. 15/1957.
Program sarjana HI UGM sejak 2021 memberlakukan kurikulum 2021 (K-21) yang menitikberatkan pada fleksibilitas mahasiswa menentukan konsentrasi studinya. Adapun konsentrasi studi yang dimaksud yaitu Politik dan Keamanan Global (PKG), Studi-Studi Perdamaian dan Konflik (SPK), atau Ekonomi Politik dan Pembangunan Internasional (EPPI).
Tujuannya adalah memperkuat visi Departemen Ilmu Hubungan Internasional untuk mewujudkan masyarakat global yang adil, damai, dan beradab. Lulusan prodi S-1 Ilmu Hubungan Internasional UGM mengembangkan profesi di bidang diplomatik, transnational, academia dan jurnalisme.
Pada 2002 UGM membuka program Pascasarjana Ilmu Hubungan Internasional guna mengkaji lebih dalam isu kebijakan luar negeri dan diplomasi. , Program Pascasarjana Ilmu Hubungan Internasional UGM telah mengembangkan 4 (empat) program minat khusus yakni Ilmu Hubungan Internasional, Diplomasi Humaniter Global, Diplomasi Perdagangan Global, dan Transformasi Digital dan Daya Saing.
Pada 2011, Departemen Ilmu Hubungan Internasional UGM membuka International Undergraduate Program (IUP) sebagai bagian dari program S1. Kompetensi ini diselenggarakan guna mempersiapkan mahasiswa terlibat dalam kompetensi akademik internasional, serta membawa perubahan kondisi politik, ekonomi, dan sosial ke dunia yang lebih baik.
2. Kompetensi lulusan program studi Ilmu Hubungan Internasional

Lulusan program studi S1 Ilmu Hubungan Internasional UGM diharapkan memiliki kemampuan sebagai berikut:
Menjelaskan perdamaian, keadilan, dan keberadaban
Menilai konsep dasar dan perkembangan terkini dalam bidang hubungan internasional
Mengembangkan pemikiran kritis dan menjadi long life learner
Mengembangkan kesadaran solidaritas, kreativitas, dan aktivisme nirkekerasan guna merespons isu-isu sosial, politik, dan ekonomi
Memformulasikan ide dengan baik
Berpartisipasi dan mengambil kepemimpinan dalam interaksi multikultural
Mempraktkkan diplomasi, negosiasi, mediasi dan fasilitas
3. Ilmu Hubungan Internasional UGM peringkat 156 di dunia menurut QS World University Rankings (WUR) by subject 2024

Ilmu Hubungan Internasional di UGM menjadi pioner program studi hubungan internasional di Indonesia yang berdiri pada 1957. Hubungan Internasional atau Politics and International Studies menduduki peringkat 156 dunia menurut QS World University Rankings (WUR) by subject 2024.
Di Indonesia, subjek tersebut menjadi yang terbaik ke-2 setelah Universitas Indonesia. Ada pun visi dari program studi Ilmu Hubungan Internasional UGM yakni menjadi program studi yang mengembangkan pendidikan dan pelayanan atau pengabdian kepada masyarakat berdasarkan penelitian di bidang ilmu hubungan internasional yang memiliki komitmen terhadap bina masyarakat global yang adil, damai, dan beradab.