Lebaran seharusnya jadi momen untuk recharge. Ketemu keluarga, makan enak, dan rehat sejenak dari rutinitas. Tapi anehnya, setelah semua itu selesai, justru banyak milenial merasa kosong. Bukan cuma sepi, tapi juga mulai mempertanyakan hidup sendiri.
Dari obrolan basa-basi yang berubah jadi “interogasi halus”, sampai melihat pencapaian orang lain saat kumpul keluarga, semua itu bisa memicu satu hal, yakni quarter life crisis. Perasaan bingung, tertinggal, dan mempertanyakan arah hidup sering kali muncul lebih kuat justru setelah Lebaran. Kenapa bisa begitu? Ini beberapa alasannya.
