Masalah kesehatan mental remaja masih menjadi perhatian yang cukup besar di Indonesia. Berdasarkan Indonesia National Adolescent Mental Health Survey (I-NAMHS) 2022, sekitar 15,5 juta remaja usia 10–17 tahun atau 34,9 persen mengalami masalah kesehatan mental. Namun, hanya 2,6 persen yang mengakses layanan bantuan.
Melihat kondisi tersebut, dukungan terhadap wellbeing remaja tentu tidak cukup hanya ketika masalah sudah muncul. Kebiasaan untuk saling bertanya dan mendengarkan juga bisa menjadi langkah kecil yang berarti bagi orang lain. Hal inilah yang coba dibangun BINUS SCHOOL Serpong melalui “R U OK?” Day pada Senin (21/9/2026).
Kegiatan yang diadaptasi dari R U OK? Australia ini mendorong masyarakat untuk saling terhubung dan menciptakan ruang aman untuk bercerita. Di lingkungan sekolah, pesan tersebut diterapkan melalui berbagai kegiatan yang melibatkan siswa, guru, dan staf. Mulai dari mengenakan pakaian berwarna kuning hingga menyediakan ruang khusus untuk mendengarkan cerita. Lalu, seperti apa cara BINUS SCHOOL Serpong membangun budaya saling peduli lewat kegiatan ini?
