Setelah berhasil masuk ke jurusan favoritmu, ternyata problematika kehidupan mahasiswa masih belum selesai. Baru masuk semester dua, kamu langsung merasa jangan-jangan sebenarnya kamu salah masuk jurusan. Ya, awalnya semangat masuk kuliah dan bangga mengenakan jaket almamater. Namun, makin lama, tugas menumpuk, presentasi tidak ada habisnya, materi kuliah terasa sulit dipahami, yang membuat kamu bertanya-tanya apakah kamu berada di tempat yang tepat?
Masalahnya, tidak semua rasa lelah berarti salah jurusan. Kadang yang terjadi sebenarnya hanya burnout. Dan dua hal ini sering tertukar karena sama-sama menyebabkan kehilangan motivasi belajar. Kalau salah memahami kondisi sendiri, keputusan yang diambil juga bisa buru-buru. Ada yang langsung ingin pindah jurusan, padahal sebenarnya hanya terlalu lelah dan butuh istirahat. Ada juga yang memaksa bertahan, padahal memang bidangnya memang tidak cocok sama sekali. Nah, sebelum panik dan menyimpulkan macam-macam, coba kenali dulu perbedanya.
