Masa kecil yang dipenuhi luka batin tentu bukan hal yang mudah untuk dilupakan begitu saja. Kadang, luka itu masih membekas sampai kamu dewasa, dan kini keadaan berbalik seratus delapan puluh derajat saat mereka mulai menua. Kamu pun dilema dan mulai mencari cara merawat orangtua lansia yang dulu toksik padamu tanpa harus mengorbankan kesehatan mentalmu sendiri.
Di satu sisi ada rasa tanggung jawab sosial, tapi di sisi lain ada trauma masa lalu yang masih sering ter-trigger setiap kali berinteraksi. Kalau perasaan campur aduk ini gak segera kamu atasi, ujung-ujungnya kamu bisa kena caregiver burnout yang bikin fisik dan emosi kamu terkuras habis, lho. Apalagi merawat lansia butuh kesabaran ekstra, terlebih di bulan September ini yang juga diperingati sebagai Bulan Kesadaran Demensia dan Alzheimer Sedunia. Momen ini jadi pengingat buat kamu bahwa penurunan fungsi kognitif yang mereka alami bisa bikin pola perilaku mereka makin menantang dan memicu gesekan emosional.
