Perubahan perilaku anak kerap dianggap wajar dan hanya bagian dari fase tumbuh kembang. Banyak orangtua berpikir, “Ah, mungkin lagi capek,” atau “Nanti juga normal lagi.” Padahal, saat anak yang biasanya ceria tiba-tiba jadi pendiam, yang dulu terbuka mendadak menutup diri, atau yang tadinya tenang berubah mudah marah, itu bisa jadi sinyal bahwa ada sesuatu yang sedang terjadi dalam hidupnya.
Di balik perubahan itu, bisa saja tersembunyi masalah serius seperti bullying di sekolah, tekanan dari lingkungan pertemanan, hingga ancaman yang lebih halus tapi berbahaya seperti child grooming dari orang terdekat. Hal-hal ini sering membuat anak merasa takut, malu, atau bingung, sehingga diekspresikan lewat perubahan sikap. Karenanya, penting bagi orangtua untuk mengenali red flag perubahan perilaku sejak dini, supaya anak tidak merasa sendirian menghadapi masalah yang sebenarnya terlalu berat untuk dipikul sendiri.
