Memilih jurusan kuliah sering kali bukan hanya perihal minat dan kemampuan diri sendiri. Banyak calon mahasiswa juga harus menghadapi tantangan lain: meyakinkan keluarga tentang pilihan yang sudah mereka tentukan. Situasi ini cukup umum terjadi. Ada orangtua yang ingin anak mereka masuk jurusan kedokteran, sementara sang anak lebih tertarik pada desain komunikasi visual. Ada juga yang ingin mengambil jurusan sastra, tetapi keluarga menganggap jurusan tersebut kurang menjanjikan dari segi karier.
Perbedaan pandangan seperti ini bisa menimbulkan perdebatan yang melelahkan. Padahal, jika disampaikan dengan cara yang tepat, keluarga biasanya lebih mudah memahami alasan di balik pilihan jurusan yang kamu ambil. Kalau saat ini sedang berada dalam situasi tersebut, berikut beberapa cara yang bisa kamu coba.
