“Pada dasarnya, udara berhenti mengalir dan stroller menjadi seperti rumah kaca,” kata Bracho-Sanchez.
Kesalahan yang Sering Dilakukan Orangtua saat Pakai Stroller

- Menutup stroller dengan selimut atau kain dapat menghambat sirkulasi udara dan memerangkap panas; pengujian mencatat suhu dapat naik dari 22 menjadi 34 derajat Celsius dalam sekitar 30 menit.
- Stroller sebaiknya tidak dibiarkan di bawah sinar matahari langsung karena tubuh bayi dan bagian stroller dapat terlalu panas, bahkan berpotensi menyebabkan kulit bayi terbakar.
- Saat berada di luar dalam cuaca panas, orangtua perlu mengecek bayi setiap beberapa menit, termasuk tanda pipi memerah, keringat berlebihan, atau perubahan pola pernapasan.
Take a Deeper Reads

Stroller memang memudahkan orangtua membawa bayi bepergian, terutama saat harus berjalan cukup jauh atau berada di luar rumah. Namun, cara penggunaan yang terlihat sepele ternyata bisa membuat bayi berada dalam situasi yang kurang aman. Karena itu, beberapa kebiasaan saat menggunakan stroller sebaiknya gak dilakukan sembarangan.
Supaya perjalanan tetap nyaman dan aman untuk si kecil, ada beberapa kesalahan yang perlu dihindari orangtua saat menggunakan stroller. Yuk, simak penjelasannya lewat artikel berikut!
1. Menutupi stroller dengan selimut atau kain

ilustrasi ibu dan bayi (pexels.com/sarah-chai) Menutupi stroller dengan selimut tipis mungkin terlihat seperti cara praktis untuk melindungi bayi dari paparan sinar matahari. Padahal, kain yang menutup stroller dapat menghambat sirkulasi udara sehingga panas terperangkap di dalamnya. Bahkan, pengujian yang diberitakan Global News menunjukkan suhu di dalam stroller dapat meningkat dari 22 menjadi 34 derajat celsius dalam waktu sekitar 30 menit ketika ditutupi kain tipis.
Dr. Edith Bracho-Sanchez, dokter anak, dikutip dari ABC News Medical Unit, menjelaskan bahwa kondisi tersebut bisa membuat udara di dalam stroller berhenti mengalir dengan baik. Karena itu, orangtua sebaiknya gak menggunakan selimut atau kain untuk menutup seluruh bagian stroller saat cuaca panas.
2. Membiarkan stroller berada di bawah sinar matahari langsung

ilustrasi bayi memakai jacket dan beanie hat (pexels.com/yankrukov) Kesalahan lain yang perlu diperhatikan adalah membiarkan stroller terlalu lama berada di bawah sinar matahari langsung. Bukan cuma tubuh bayi yang bisa kepanasan, bagian tertentu pada stroller juga dapat menjadi sangat panas dan berpotensi menyebabkan kulit bayi terbakar. Kondisi ini semakin berisiko ketika stroller digunakan dalam cuaca yang memang sudah panas.
Dr. Edith Bracho-Sanchez juga mengingatkan orangtua agar gak membiarkan stroller berada di bawah sinar matahari. Ia menjelaskan bahwa berbagai bagian stroller dapat mengalami panas berlebih sehingga berpotensi membakar bayi. Karena itu, sebisa mungkin tempatkan stroller di area teduh ketika sedang berada di luar rumah.
“Jika harus berada di luar, kamu juga perlu memeriksa bayi setiap beberapa menit,” ujar Dr. Edith Bracho-Sanchez.
3. Jarang mengecek kondisi bayi saat berada di luar

Ilustrasi stroller bayi. (freepik.com/senivpetro) Berada di luar rumah dengan stroller bukan berarti bayi bisa dibiarkan begitu saja selama orangtua merasa stroller sudah terlindung. Bayi perlu diperiksa secara berkala, terutama ketika cuaca sedang panas dan stroller digunakan di luar ruangan. Perhatikan tanda seperti pipi memerah, keringat berlebihan, atau perubahan pola pernapasan yang bisa menunjukkan bayi mulai kepanasan.
Bracho-Sanchez menyarankan orangtua memeriksa kondisi bayi setiap beberapa menit ketika berada di luar saat cuaca panas. Jika bayi mulai memerah, berkeringat secara berlebihan, atau mengalami perubahan pola pernapasan, ia menyarankan agar bayi segera dipindahkan ke ruangan berpendingin udara dan diberikan cairan sesegera mungkin. Jadi jangan hanya fokus pada perlindungan dari sinar matahari, tetapi pastikan kondisi bayi juga tetap terpantau.
Menggunakan stroller dengan tepat bisa membantu bayi tetap nyaman dan aman selama bepergian. Jadi, pastikan kamu gak hanya melindunginya dari sinar matahari, tetapi juga rutin mengecek kondisinya.























