“Ketika anak-anak memiliki kesempatan untuk menjalin ikatan dengan orangtua mereka, untuk merasa dekat dengan orangtua, untuk merasa bahwa orangtua mendengarkan mereka, mereka memiliki kesempatan untuk berbicara tentang hari-hari mereka atau apa pun yang ada di pikiran mereka, itu seperti 'sabuk pengaman di jalan berlubang' masa kanak-kanak dan remaja,” kata psikolog klinis keluarga Anne Fishel dikutip dari Time.
5 Ide Quality Time Keluarga dengan Budget Terjangkau, Tabungan Aman!

Quality time bersama keluarga tidak selalu harus dilakukan dengan liburan mahal atau mengunjungi tempat wisata yang menguras tabungan. Banyak aktivitas sederhana yang justru mampu menciptakan momen berkesan karena memberikan kesempatan bagi anggota keluarga untuk berbicara, tertawa, dan saling memahami satu sama lain.
Aktivitas sederhana seperti makan bersama, bermain permainan keluarga, atau berkebun dapat membantu memperkuat hubungan emosional antara orangtua dan anak. Berikut beberapa ide quality time yang bisa untuk dicoba.
1. Piknik sederhana di taman atau halaman rumah

Piknik menjadi salah satu aktivitas keluarga yang murah tetapi menyenangkan. Kamu cukup menyiapkan tikar, bekal makanan dari rumah, dan beberapa permainan sederhana. Jika dilakukan di taman kota, biaya yang dibutuhkan relatif rendah karena banyak taman yang tidak memungut biaya masuk.
2. Malam board game atau permainan keluarga

Kegiatan bermain bersama di rumah bisa menjadi alternatif yang sangat hemat. Permainan seperti ular tangga, monopoli, kartu UNO, tebak kata, atau permainan tradisional tidak membutuhkan biaya besar tetapi mampu menghadirkan banyak interaksi.
Perkiraan biaya yang diperlukan antara Rp20–Rp80 ribuan di marketplace untuk membeli satu permainan papan yang dapat digunakan berulang kali. Jika ingin lebih hemat, keluarga bahkan bisa membuat permainan sendiri menggunakan kertas karton, spidol, dan alat tulis sendiri.
3. Memasak dan makan bersama di rumah

Memasak bersama memungkinkan seluruh anggota keluarga terlibat dalam satu kegiatan yang produktif. Anak-anak dapat membantu mencuci sayur, menyiapkan bahan makanan, atau menghias makanan sederhana. Selain menghemat biaya makan di luar, aktivitas ini juga melatih kerja sama.
Makan bersama keluarga secara rutin berkaitan dengan berbagai manfaat. Hal ini termasuk komunikasi yang lebih baik, prestasi akademik yang lebih baik pada anak, dan hubungan keluarga yang lebih kuat.
“Makan malam keluarga tidak perlu seperti di serial Leave it to Beaver, di mana semua orang duduk mengelilingi meja dengan kalung mutiara dan setelan jas serta dasi, dengan hidangan kalkun besar di depan mereka. Ini bukan tentang makanan, tetapi tentang kualitas interaksi,” kata Margie Skeer, Ketua dan Profesor Departemen Kesehatan Masyarakat dan Kedokteran Komunitas di Fakultas Kedokteran Universitas Tufts dikutip dari Parents.
4. Berkebun bersama di rumah

Berkebun merupakan aktivitas yang murah sekaligus memberikan manfaat kesehatan fisik dan mental. Keluarga dapat menanam cabai, tomat, kangkung, atau tanaman hias sederhana menggunakan pot bekas maupun wadah daur ulang.
Perkiraan biaya untuk memulai berkebun cukup rendah. Bibit sayuran sekitar Rp5–Rp15 ribuan per kemasan, media tanam sekitar Rp10–Rp20 ribuan, dan pot sederhana sekitar Rp5–Rp15 ribuan per buah. Total modal awal hanya berkisar Rp30–Rp75 ribuan saja.
5. Menonton film dan membuat mini bioskop di rumah

Mengubah ruang keluarga menjadi bioskop mini bisa menjadi pengalaman menyenangkan tanpa harus membeli tiket bioskop. Kamu cukup menyiapkan camilan, minuman, dan memilih film yang cocok untuk seluruh anggota keluarga.
Paling penting bukanlah kemewahan aktivitasnya melainkan adanya interaksi yang hangat dan minim gangguan. Percakapan singkat selama lima hingga sepuluh menit setiap hari pun dapat membantu membangun hubungan yang kuat antara orangtua dan anak.
Quality time keluarga tidak harus identik dengan pengeluaran besar. Aktivitas sederhana seperti piknik, bermain permainan keluarga, memasak bersama, berkebun, atau menonton film di rumah dapat memberikan pengalaman yang menyenangkan sekaligus mempererat hubungan antaranggota keluarga.



















