Topik tentang neurodivergen makin sering dibicarakan. Terutama karena banyak orang lebih terbuka soal kesehatan mental. Istilah ini biasanya digunakan untuk menggambarkan individu dengan kondisi seperti ADHD, autisme, dyslexia, dan lainnya.
Sayangnya, seiring meningkatnya kesadaran, masih banyak juga salah kaprah yang beredar dan dipercaya tanpa disadari. Masalahnya, salah kaprah ini bukan cuma soal miskonsepsi biasa. Dampaknya bisa cukup serius. Berikut ini lima salah kaprah yang sering kali dianggap benar.
