Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

13 Kutipan Filsuf Socrates yang Akan Buat Kamu Bijak Hadapi Kehidupan

13 Kutipan Filsuf Socrates yang Akan Buat Kamu Bijak Hadapi Kehidupan
.athensinsider.com
Share Article

Yunani kuno dianggap sebagai salah satu peradaban maju pada masanya. Salah satu yang menonjol adalah lahirnya filsuf-filsuf yang sangat berpengaruh dalam kehidupan masyarakat dunia, salah satunya adalah Socrates yang dijuluki sebagai bapak filsafat.

Socrates sendiri merupakan guru dari filsuf hebat lainnya, yaitu Plato. Pemikiran-pemikiran Socrates tentang manusia, moralitas dan etika sangatlah berpengaruh, bahkan hingga saat ini.

Dia digambarkan sebagai sosok yang sederhana dan sering berdiskusi untuk memahami arti kebenaran dan kebijaksanaan dalam hidup. Sayangnya, pemikirannya saat itu bertentangan dengan kaum elit. Sehingga menyebabkan hukuman mati baginya. Tapi satu hal yang menjadi pelajaran adalah dia tetap memegang kuat prinsip hidupnya tentang kebenaran itu.

  1. 1. True knowledge exists in knowing that you know nothing

    imdb.com
    imdb.com

    Kebijaksanaan yang sejati adalah mengetahui bahwa kamu tidak tahu apa –apa.

  2. 2. He is richest who is content with the least, for content is the wealth of nature

    psychologytoday.com
    psychologytoday.com

    Dia yang paling kaya adalah yang puas dengan yang sedikit, karena kepuasaan adalah harta yang alami.

  3. 3. True wisdom comes to each of us when we realize how little we understand about life, ourselves, and the world around us

    imdb.com
    imdb.com

    Kebijaksanaan sejati datang ke masing-masing dari kita ketika kita menyadari betapa sedikit kita memahami tentang kehidupan, diri kita sendiri, dan dunia di sekitar kita.

  4. 4. Strong minds discuss ideas, average minds discuss events, weak minds discuss people

    Unsplash/Ben White
    Unsplash/Ben White

    Pikiran yang kuat membicarakan ide, pikiran yang biasa saja membicarakan kejadian, pikiran yang lemah membicarakan orang lain.

  5. 5. He who is not contented with what he has, would not be contented with what he would like to have

    unsplash/Christian Fregnan
    unsplash/Christian Fregnan

    Orang yang tidak puas dengan apa yang sedang dia miliki, tidak akan pernah puas dengan apa yang akan dia miliki.

  6. 6. The hottest love has the coldest end

    Unsplash/Parker Whitson
    Unsplash/Parker Whitson

    Cinta yang paling menggebu-gebu memiliki akhir yang paling dingin

  7. 7. The mind is everything; what you think you become

    unsplash/Sadeq Mousavi
    unsplash/Sadeq Mousavi

    Pikiran adalah segalanya. Kamu akan menjadi apa yang kamu pikirkan

  8. 8. The unexamined life is not worth living

    imdb.com
    imdb.com

    Kehidupan yang tidak teruji adalah kehidupan yang tidak bernilai

  9. 9. Be slow to fall into friendship, but when you are in, continue firm and constant

    unsplash/Omar Lopez
    unsplash/Omar Lopez

    Pelan-pelan saja dalam awal pertemanan, tetapi jika sudah berjalan, lanjutkan dengan teguh dan terus menerus 

  10. 10.The way to gain a good reputation is to endeavor to be what you desire to appear

    unsplash/Ibrahim Rifath
    unsplash/Ibrahim Rifath

    Cara untuk mendapat reputasi yang baik adalah berusaha keras untuk menjadi apa yang kamu ingingkan

  11. 11. Nature has given us two ears, two eyes, and but one tongue-to the end that we should hear and see more than we speak

    unsplash/Trung Tanh
    unsplash/Trung Tanh

    Semesta telah memberikan kita dua telinga, dua mata, tetapi dengan satu lidah. Artinya kita harus lebih banyak mendengar dan melihat daripada berbicara

  12. 12. Employ your time in improving yourself by other men's writings so that you shall come easily by what others have labored hard for

    Unsplash/The Creative Exchange
    Unsplash/The Creative Exchange

    Gunakan waktumu, untuk meningkatkan diri kamu sendiri dengan apa yang ditulis oleh orang lain, sehingga kamu bisa mencapai apa yang kamu inginkan dengan mudah, padahal orang lain sulit mendapat hal yang sama.

  13. 13. When the debate is lost, slander becomes the tool of the loser

    unsplash/Charles Etoroma
    unsplash/Charles Etoroma

    Ketika kalah dalam debat, fitnah menjadi alat bagi pecundang.

    Memahami kehidupan ini memang tak akan mudah dan butuh waktu yang tak sebentar. Namun hal ini bisa juga kita pahami melalui perkataan-perkataan bermakna orang yang terdahulu.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More