Kamu pasti pernah scroll media sosial lalu tiba-tiba merasa panas sendiri pas baca berita soal ketidakadilan, kan? Entah itu soal isu lingkungan yang makin parah, atau hak pekerja yang terus-terusan diabaikan oleh perusahaan besar. Perasaan kesal yang tiba-tiba muncul itu sebenarnya valid dan sering menjadi jawaban tentang kenapa rasa marah bisa jadi motor perubahan sosial, lho.
Kalau kamu cuma memendam emosi tersebut tanpa menyalurkannya dengan benar, rasa marah ini justru bakal berbalik jadi racun untuk kesehatan mentalmu. Kamu mungkin bakal merasa burnout, sinis sama keadaan sekitar, dan akhirnya apatis terhadap isu-isu penting. Padahal, kalau dikelola dengan tepat, energi menggebu-gebu di dalam dadamu itu bisa diubah menjadi alasan kenapa kemarahan konstruktif bisa jadi motor perubahan sosial nyata di masyarakat!
