Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Alasan Book Club Lokal Bisa Bikin Kamu Makin Rajin Membaca

5 Alasan Book Club Lokal Bisa Bikin Kamu Makin Rajin Membaca
ilustrasi klub buku (pexels.com/Yan Krukau)
  • Book club lokal memperluas pertemanan positif dengan orang-orang sefrekuensi yang memanfaatkan waktu untuk membaca, belajar, dan berdiskusi.
  • Kedekatan domisili memudahkan anggota rutin bertemu, memperdalam obrolan buku secara langsung, serta merencanakan dan menjalankan kegiatan komunitas bersama.
  • Komunitas lokal menjaga motivasi membaca di lingkungan yang kurang mendukung, sekaligus memudahkan anggota bertukar rekomendasi dan saling meminjam buku.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Sebagai penggemar buku, kamu pasti gak asing dengan book club atau kelompok yang beranggotakan orang-orang dengan hobi membaca. Mungkin kamu paling sering menemukannya di media sosial. Akun yang suka posting segala tentang buku juga akan dipertemukan dengan akun serupa.

Mereka saling mengikuti, berdiskusi tentang buku, dan sebagainya. Sebagian kelompok benar-benar membentuk identitas book club sendiri. Karena mereka dipertemukan di media sosial, anggotanya bisa lintas daerah bahkan benua.

Terpenting mereka memiliki minat yang sama terkait perbukuan. Boleh-boleh saja dirimu bergabung dengan klub buku yang anggotanya berasal dari berbagai wilayah. Namun, jika di daerahmu juga terdapat klub serupa ada baiknya kamu memprioritaskannya. Berikut keuntungan gabung dengan book club lokal.

  1. 1. Menambah circle pertemanan yang positif

    klub buku
    ilustrasi klub buku (pexels.com/Yaroslav Shuraev)

    Penting untuk selalu memastikan kamu dikelilingi orang-orang yang kasih dampak positif dalam hidupmu. Jangan asal membentuk circle karena boleh jadi cuma menimbulkan masalah. Kalau dirimu hobi membaca dan berkumpul dengan orang-orang yang sefrekuensi sudah pasti kasih manfaat besar.

    Buku merupakan gudangnya ilmu pengetahuan. Sama sekali gak ada ruginya untuk bergabung dengan klub buku yang ada di kotamu. Kamu dan teman-teman bisa bareng-bareng mempelajari berbagai buku.

    Lebih dari sekadar perasaan nyambung karena kesamaan hobi. Kegiatan utama dalam book club juga positif. Dirimu berkumpul bersama orang-orang yang haus ilmu dan suka memanfaatkan waktunya untuk aktivitas yang bermakna. Bukan sekadar nongkrong serta ngobrol ke sana kemari gak jelas.

  2. 2. Bisa rutin ketemuan

    klub buku
    ilustrasi klub buku (pexels.com/cottonbro studio)

    Enaknya gabung dengan book club lokal ialah jarak yang dekat antarrumah anggota. Ini memudahkan kalian untuk rutin bertemu. Bisa seminggu sekali atau disesuaikan dengan waktu luang anggotanya.

    Bila dirimu gabung klub buku yang mayoritas anggotanya tinggal di lain daerah atau hanya ada di medsos barangkali gak pernah bisa berjumpa. Pertemuan secara langsung tetap penting buat memperat hubungan antaranggota. Obrolan seputar buku bisa lebih dalam ketimbang cuma melalui chat.

    Tidak butuh effort besar sekadar untuk kalian bertemu. Bahkan ajakan ketemuan dadakan juga masih dapat diikuti oleh sebagian besar anggota. Apabila book club-nya jauh malah agenda pertemuan selalu hanya menjadi wacana.

  3. 3. Kalau mau bikin kegiatan bareng gampang terlaksana

    klub buku
    ilustrasi klub buku (pexels.com/Andrea Piacquadio)

    Kegiatan bersama teman-teman komunitas baca tidak terbatas pada diskusi buku. Kalian juga dapat merencanakan kegiatan yang bisa diikuti dan bermanfaat bagi lebih banyak orang. Contohnya, kalian akan membuat perpustakaan keliling.

    Atau, menggelar lapak buku murah yang dikumpulkan dari decluttering koleksi buku pribadi atau cuci gudang penerbit. Tujuannya, supaya masyarakat yang tidak bisa mengakses buku-buku baru berharga tinggi masih punya pilihan membeli buku murah tersebut. Apa pun jenis kegiatannya lebih mudah diwujudkan jika kalian tinggal sekota.

    Kamu dan teman-teman satu klub dapat mematangkan rencana dalam sejumlah rapat lalu mengeksekusinya. Apabila tempat tinggal antaranggota terlalu jauh, kecil kemungkinan gagasan-gagasan bagus bisa terlaksana. Kalaupun berjalan pasti butuh biaya yang jauh lebih besar.

  4. 4. Merawat semangat membaca saat orang-orang di sekitar belum tertarik

    klub buku
    ilustrasi klub buku (pexels.com/Ivan S)

    Kamu suka sekali membaca dan menganggapnya aktivitas yang seharusnya menjadi kebutuhan setiap orang. Sebab membaca penting sekali untuk meningkatkan kualitas diri. Akan tetapi, faktanya orang-orang di sekitarmu jauh dari buku.

    Bahkan ketika secara ekonomi mereka mampu membelinya, membaca tetap dianggap gak penting. Fokus mereka ialah bisa hidup layak sekalipun tak pernah lagi membaca buku selepas menyelesaikan pendidikannya. Berada di lingkungan seperti ini dapat menurunkan semangatmu dalam membaca.

    Terutama kalau kamu baru-baru ini berusaha membiasakan diri rutin membaca. Jangan sampai niat baik tersebut kendur. Dengan dirimu bergabung ke klub buku lokal, kamu punya ekstra motivasi buat terus membaca meski lingkungan sehari-hari kurang mendukung.

  5. 5. Bisa saling merekomendasikan dan pinjam buku

    klub buku
    ilustrasi klub buku (pexels.com/Keira Burton)

    Sebesar apa pun rasa sukamu terhadap bacaan pasti masih sangat banyak buku yang belum pernah dibaca olehmu. Jangankan kamu membacanya. Judul serta pengarangnya pun baru kali itu didengar olehmu.

    Sama sekali tidak berarti buku itu gak bagus. Hanya saja buku yang sudah terbit di dunia ini memang amat banyak. Kebetulan saja dirimu belum pernah menemukannya. Padahal, boleh jadi isi buku tersebut sesuai dengan kebutuhanmu.

    Untungnya ada teman-teman di klub buku yang memberitahumu. Kalian bahkan bisa saling meminjam buku tanpa perlu terlalu khawatir gak bakal balik. Kalian masih satu kota dan mudah buat saling berkunjung ke rumah atau kos-kosan untuk meminjam maupun mengembalikan buku.

    Tidak berarti book club di luar sana gak bagus dan tidak perlu diikuti. Kamu tetap boleh bergabung untuk memperluas pertemanan dan menambah pengetahuan. Akan tetapi, sayang sekali kalau klub buku lokal malah dilewatkan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More