Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Kebiasaan yang Sering Dilakukan saat Lagi Suntuk

5 Kebiasaan yang Sering Dilakukan saat Lagi Suntuk
Ilustrasi scroll ponsel (magnific.com/magnific)
  • Saat suntuk, banyak orang spontan mengalihkan pikiran lewat aktivitas kecil tanpa tujuan besar, terutama ketika bosan, lelah, atau ingin jeda dari rutinitas.
  • Kebiasaan yang sering muncul meliputi scroll media sosial, membuka kulkas berulang kali, serta tiduran sambil melamun dan mengikuti alur pikiran sendiri.
  • Sebagian orang memilih beres-beres atau mencari tontonan, podcast, dan musik; aktivitas sederhana ini dapat mengisi jeda, mengalihkan perhatian, serta membuat suasana lebih ringan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Saat pikiran mulai terasa penuh, kamu mungkin melakukan berbagai hal secara spontan untuk mengalihkan perhatian. Gak selalu berupa aktivitas besar, terkadang justru kebiasaan receh yang dilakukan tanpa sadar. Hal-hal kecil tersebut bisa muncul begitu saja ketika kamu sedang bosan, lelah, atau ingin berhenti sejenak dari rutinitas.

Menariknya, setiap orang punya cara sendiri untuk menghadapi rasa suntuk. Ada yang memilih rebahan sambil melamun, mencari makanan, membuka media sosial, atau tiba-tiba ingin membereskan sesuatu. Kamu mungkin juga punya kebiasaan tertentu yang sering dilakukan tanpa benar-benar menyadarinya.

Kebiasaan tersebut terkadang terasa lucu ketika dipikirkan kembali. Ada aktivitas yang sebenarnya gak punya tujuan khusus, tetapi cukup untuk membuat waktu berjalan atau mengalihkan perhatian dari pikiran yang sedang penuh. Berikut lima kebiasaan yang sering dilakukan saat lagi suntuk.

  1. 1. Scroll media sosial tanpa tujuan

    Tangan memegang ponsel dengan layar kosong saat melakukan gerakan scroll, ilustrasi penggunaan perangkat seluler.
    Ilustrasi scroll ponsel (pexels.com/SHVETS production)

    Saat suntuk, membuka media sosial sering terasa seperti cara paling mudah untuk mengalihkan pikiran. Kamu bisa membuka satu aplikasi, melihat beberapa unggahan, lalu berpindah dari satu video ke video lain tanpa benar-benar mencari sesuatu. Aktivitas ini terasa ringan karena kamu gak perlu memikirkan banyak hal.

    Awalnya kamu mungkin cuma ingin melihat media sosial sebentar. Namun, tanpa sadar waktu terus berjalan karena selalu ada konten baru yang muncul. Kamu bisa saja berniat berhenti setelah satu video, tetapi akhirnya tetap melanjutkan scroll karena penasaran dengan unggahan berikutnya.

    Kadang, yang kamu cari sebenarnya bukan informasi baru, melainkan sekadar hiburan agar pikiran gak terus memikirkan hal yang sama. Melihat konten ringan bisa menjadi jeda ketika sedang suntuk atau bosan. Setelah merasa cukup, kamu pun bisa kembali melakukan aktivitas lain dengan pikiran yang sedikit lebih rileks.

  2. 2. Buka kulkas berkali-kali

    Seseorang memeriksa isi kulkas yang terbuka untuk melihat ketersediaan bahan makanan dan minuman di dalamnya.
    Ilustrasi cek isi kulkas (pexels.com/Kindel Media)

    Pernah membuka kulkas, melihat isinya, lalu menutupnya tanpa mengambil apa pun? Beberapa saat kemudian, kamu malah membukanya lagi. Padahal, gak ada yang berubah dari isi kulkas sejak terakhir kali kamu melihatnya.

    Saat suntuk, aktivitas sederhana seperti ini memang bisa dilakukan tanpa tujuan yang jelas. Kamu mungkin berdiri di depan kulkas sambil melihat-lihat makanan yang tersedia, lalu menutup pintunya begitu saja. Beberapa menit kemudian, kebiasaan tersebut bisa terulang lagi tanpa kamu sadari.

    Mungkin kamu sedang mencari camilan, tetapi bisa juga cuma ingin melakukan sesuatu untuk mengisi jeda. Saat gak tahu harus melakukan apa, membuka kulkas terasa seperti aktivitas kecil yang bisa dilakukan tanpa perlu berpikir banyak. Lucunya, setelah beberapa kali mengecek, kamu tetap kembali ke tempat semula tanpa membawa apa pun.

  3. 3. Tiduran sambil melamun

    Seorang perempuan duduk termenung di dalam ruangan, menggambarkan suasana melamun dan penuh pikiran.
    Ilustrasi melamun (pexels.com/Polina )

    Ketika suntuk, kamu mungkin memilih berbaring dan membiarkan pikiran berjalan ke mana-mana. Kamu bisa mulai memikirkan kejadian hari ini, percakapan yang baru saja terjadi, sampai tiba-tiba mengingat sesuatu yang berlangsung bertahun-tahun lalu. Tubuh memang sedang diam, tetapi pikiran tetap terasa sibuk.

    Gak ada aktivitas khusus yang dilakukan, tetapi berbagai skenario bisa muncul begitu saja. Kamu mungkin memikirkan kemungkinan yang belum terjadi, mengulang percakapan di kepala, atau bertanya-tanya tentang keputusan yang pernah dibuat. Waktu pun bisa berlalu tanpa terasa karena perhatianmu sibuk mengikuti alur pikiran sendiri.

    Kadang, dari momen seperti ini justru muncul ide atau kesadaran baru tentang sesuatu yang sedang kamu rasakan. Kamu jadi punya kesempatan untuk memahami pikiran dan perasaan yang sebelumnya terabaikan karena kesibukan. Meskipun terlihat seperti sedang gak melakukan apa-apa, waktu untuk berhenti sejenak juga bisa membantumu mengenali diri sendiri.

  4. 4. Tiba-tiba ingin beres-beres

    Ilustrasi kegiatan menata barang di rak penyimpanan untuk menjaga ruangan tetap rapi dan terorganisir.
    Ilustrasi menata barang di rak (pexels.com/ SHVETS production)

    Ada juga yang justru mulai merapikan meja, mengatur lemari, atau membersihkan kamar ketika sedang suntuk. Pekerjaan sederhana seperti ini bisa menjadi cara untuk mengalihkan perhatian sejenak dari pikiran yang sedang penuh. Kamu bisa fokus pada hal-hal kecil yang ada di depan mata sambil tetap membuat tubuh bergerak.

    Saat tangan sibuk merapikan barang atau membersihkan ruangan, perhatianmu perlahan bisa beralih dari hal yang sedang mengganggu pikiran. Kamu gak perlu menyelesaikan banyak hal sekaligus. Cukup mulai dari satu sudut meja, beberapa pakaian, atau area kecil yang terlihat berantakan.

    Bonusnya, setelah selesai, ruangan terasa lebih rapi dan suasana hati bisa ikut membaik. Ada rasa puas ketika melihat hasil dari pekerjaan yang baru saja kamu lakukan. Aktivitas sederhana ini pun bisa membuat waktu luang terasa lebih produktif tanpa harus melakukan sesuatu yang terlalu berat.

  5. 5. Mencari sesuatu untuk ditonton atau didengarkan

    Ilustrasi aktivitas menonton sebagai hiburan, dengan seseorang menikmati tayangan di layar dalam suasana santai.
    Ilustrasi menonton (pexels.com/cottonbro studio)

    Saat suntuk, kamu mungkin membuka berbagai aplikasi untuk mencari film, serial, video, podcast, atau musik yang cocok dengan suasana hati. Lucunya, waktu bisa lebih banyak dihabiskan untuk memilih tontonan daripada benar-benar menontonnya. Namun, menemukan sesuatu yang sesuai bisa menjadi hiburan kecil untuk membuat sisa hari terasa lebih menyenangkan.

    Rasa suntuk memang bisa muncul ketika kamu terlalu lama menjalani rutinitas yang sama atau sedang menghadapi banyak hal dalam pikiran. Cara menghadapinya pun berbeda-beda. Selama gak mengganggu aktivitas atau membuatmu semakin lelah, sesekali mengalihkan perhatian dengan hal sederhana bisa menjadi cara untuk mengambil jeda. Kadang, saat lagi suntuk, yang kamu butuhkan memang bukan solusi besar. Cukup melakukan sesuatu yang receh sampai pikiran terasa sedikit lebih lega.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More