Dalam beberapa tahun terakhir, cara pandang terhadap produktivitas mulai mengalami perubahan. Jika dulu produktivitas sering dikaitkan dengan bekerja tanpa henti dan selalu sibuk, kini muncul pendekatan yang lebih lembut dan seimbang yang dikenal sebagai soft productivity.
Konsep ini menekankan bahwa produktivitas tidak harus selalu identik dengan tekanan atau kelelahan, melainkan tentang bekerja dengan lebih sadar, realistis, dan tetap menjaga kesejahteraan diri. Tidak heran jika soft productivity semakin populer, terutama di kalangan Gen Z yang mulai mencari keseimbangan hidup yang lebih sehat. Berikut beberapa alasannya.
