Dalam banyak kasus pelecehan atau kekerasan, korban tidak hanya berhadapan dengan luka personal. Mereka juga tekanan sosial yang sering kali tidak terlihat jelas. Victim blaming kerap muncul bukan dalam bentuk tuduhan kasar.
Justru sebaliknya, penghakiman ini melalui kalimat-kalimat halus yang terdengar sebagai tuntutan untuk menerima. Karena bentuknya yang samar, praktik ini sering tidak disadari oleh masyarakat dalam lingkungan sosial. Berikut lima cara halus ruang sosial melakukan victim blaming yang membuat korban merasa semakin tidak berdaya.
