Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Cara Mengurangi Stres Akibat Perjalanan ke Tempat Kerja

5 Cara Mengurangi Stres Akibat Perjalanan ke Tempat Kerja
Ilustrasi mendengarkan musik (pexels.com/cottonbro studio)
Intinya Sih
  • Artikel membahas tantangan stres selama perjalanan ke tempat kerja dan pentingnya mengelola rutinitas agar energi tetap stabil sebelum memulai aktivitas kantor.
  • Ditekankan lima kebiasaan sederhana seperti berangkat lebih awal, menyiapkan kebutuhan sejak malam, serta menikmati aktivitas ringan untuk membuat perjalanan lebih nyaman.
  • Penulis menyoroti pentingnya menjaga ketenangan pikiran, tidak terpaku pada kemacetan, dan memberi waktu menenangkan diri sebelum mulai bekerja demi hari yang lebih produktif.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Perjalanan menuju tempat kerja sering menjadi tantangan bagi banyak orang. Kemacetan, transportasi umum yang padat, atau waktu tempuh yang panjang dapat menguras energi bahkan sebelum pekerjaan dimulai. Akibatnya, suasana hati menjadi kurang baik dan konsentrasi pun bisa ikut menurun sejak pagi.

Meski kondisi perjalanan gak selalu bisa dikendalikan, cara kamu mempersiapkan diri dan menyikapinya dapat membuat commute terasa lebih nyaman. Kebiasaan sederhana sebelum dan selama perjalanan mampu membantu mengurangi stres sekaligus menjaga energi agar tetap stabil hingga tiba di kantor.

Kalau kamu sering merasa lelah atau tertekan saat perjalanan ke tempat kerja, gak ada salahnya mulai mengubah rutinitas commute. Berikut lima cara sederhana yang bisa membantu membuat perjalanan ke kantor terasa lebih nyaman.

1. Berangkat lebih awal agar gak terburu-buru

Seorang pria mengenakan setelan jas hitam dan dasi merah memeriksa jam tangan sambil membawa tas kerja di area perkantoran modern.
Ilustrasi berangkat kerja (magnific.com/fanjianhua)

Salah satu penyebab utama stres saat perjalanan ke kantor adalah rasa khawatir terlambat. Ketika waktu sudah terlalu mepet, kemacetan kecil atau keterlambatan transportasi umum saja dapat membuat kepanikan meningkat. Akibatnya, perjalanan terasa lebih melelahkan bahkan sebelum hari kerja dimulai.

Cobalah berangkat sekitar 15–20 menit lebih awal dari biasanya. Waktu tambahan ini memberikan ruang jika terjadi kendala di perjalanan, seperti lalu lintas yang padat atau jadwal transportasi yang berubah. Dengan begitu, kamu gak perlu terus-menerus melihat jam atau merasa terburu-buru.

Berangkat lebih awal membuat perjalanan terasa lebih tenang dan nyaman. Kamu juga memiliki kesempatan untuk tiba di kantor dengan kondisi yang lebih rileks sehingga bisa memulai aktivitas tanpa tekanan yang berlebihan.

2. Manfaatkan waktu perjalanan untuk aktivitas yang menyenangkan

Seorang wanita duduk di dalam bus dengan mata terpejam sambil mendengarkan musik menggunakan earphone nirkabel.
Ilustrasi mendengarkan musik (magnific.com/freepik)

Kalau menggunakan transportasi umum atau sedang menjadi penumpang, manfaatkan waktu perjalanan untuk melakukan aktivitas yang membuatmu lebih rileks. Kamu bisa mendengarkan musik, podcast, audiobook, atau membaca buku digital sesuai minat. Cara ini membuat waktu di perjalanan terasa lebih bermanfaat sekaligus mengurangi rasa jenuh.

Aktivitas sederhana tersebut juga membantu mengalihkan perhatian dari kemacetan, kepadatan penumpang, atau lamanya waktu tempuh. Alih-alih terus memikirkan kondisi jalan, kamu dapat menikmati perjalanan dengan suasana hati yang lebih tenang.

Pilih konten yang memberikan inspirasi, menambah pengetahuan, atau sekadar membuatmu merasa lebih nyaman. Dengan begitu, kamu bisa tiba di kantor dalam kondisi mental yang lebih segar dan siap memulai aktivitas sepanjang hari.

3. Siapkan semua kebutuhan sebelum berangkat

Seorang wanita berdiri di depan cermin sambil memegang dua pakaian di gantungan, satu berwarna cokelat dan satu berwarna putih.
Ilustrasi memilih pakaian (magnific.com/ teksomolika)

Persiapan yang dilakukan secara terburu-buru sering membuat stres sudah muncul bahkan sebelum kamu berangkat. Mencari barang yang tertinggal, lupa membawa dokumen penting, atau baru memilih pakaian di pagi hari dapat membuat waktu terbuang dan perjalanan terasa lebih melelahkan.

Karena itu, biasakan menyiapkan tas, pakaian, bekal, laptop, serta perlengkapan kerja sejak malam sebelumnya. Kebiasaan sederhana ini membantu mengurangi kepanikan saat pagi hari dan membuat proses bersiap terasa lebih cepat serta teratur.

Saat semua kebutuhan sudah siap, kamu bisa berangkat dengan lebih tenang tanpa terus memikirkan kemungkinan ada barang yang tertinggal. Energi yang biasanya habis karena terburu-buru pun dapat digunakan untuk menjalani perjalanan dan memulai aktivitas dengan suasana hati yang lebih baik.

4. Hindari terus memantau kemacetan selama perjalanan

Seorang wanita duduk di kursi pengemudi mobil sambil memegang secangkir kopi dan bersiap untuk berkendara di pagi hari.
Ilustrasi sebelum mengemudi (pexels.com/RDNE Stock project)

Mengecek aplikasi navigasi sebelum berangkat memang membantu memilih rute yang paling efisien. Namun, terus-menerus memantau kondisi lalu lintas saat sudah berada di perjalanan justru bisa membuatmu semakin gelisah, terutama ketika kemacetan memang gak dapat dihindari. Kebiasaan ini sering menambah stres tanpa mengubah situasi yang sedang dihadapi.

Kalau sudah menentukan rute terbaik, cobalah fokus pada perjalanan yang sedang kamu jalani. Daripada terus memikirkan kemacetan, manfaatkan waktu untuk mendengarkan musik, podcast, atau sekadar menikmati suasana di sekitar. Cara ini membantu mengalihkan perhatian dari hal-hal yang berada di luar kendalimu.

Mengelola pikiran selama perjalanan dapat membuat suasana hati tetap lebih stabil hingga tiba di tempat kerja. Saat kamu merasa lebih tenang, energi pun akan lebih terjaga sehingga lebih siap memulai aktivitas sepanjang hari.

5. Beri waktu untuk menenangkan diri sebelum mulai bekerja

Seorang wanita berkacamata berdiri di dekat meja dengan laptop sambil meregangkan leher di ruangan penuh tanaman dan cahaya alami.
Ilustrasi rileks (magnific.com/ jcomp)

Sesampainya di kantor, luangkan beberapa menit sebelum langsung memulai pekerjaan. Gunakan waktu tersebut untuk minum air putih, mengatur napas, atau menyusun prioritas tugas yang ingin diselesaikan hari itu. Jeda singkat ini membantu tubuh dan pikiran beralih dari suasana perjalanan menuju ritme kerja.

Kebiasaan sederhana tersebut membuatmu lebih fokus sekaligus membantu mengurangi stres yang mungkin terbawa selama perjalanan. Dengan memulai hari secara lebih tenang, kamu akan lebih siap menghadapi berbagai pekerjaan tanpa merasa terburu-buru sejak awal.

Perjalanan ke tempat kerja memang menjadi bagian dari rutinitas banyak orang. Meski kondisi jalan atau transportasi gak selalu bisa dikendalikan, kamu tetap bisa membuat commute terasa lebih nyaman melalui persiapan yang baik dan kebiasaan sederhana. Dengan begitu, perjalanan ke kantor gak lagi terasa terlalu melelahkan dan kamu bisa memulai hari dengan energi yang lebih positif.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More