Kepercayaan merupakan salah satu fondasi penting dalam setiap hubungan, baik dengan pasangan, teman, keluarga, maupun rekan kerja. Dengan adanya rasa percaya, seseorang dapat merasa lebih aman untuk terbuka, bekerja sama, dan membangun hubungan yang sehat dengan orang lain.
Namun, pengalaman buruk di masa lalu seperti dikhianati, dibohongi, dikecewakan, atau pernah kehilangan kepercayaan terhadap seseorang dapat meninggalkan dampak yang cukup kuat. Akibatnya, seseorang menjadi lebih berhati-hati dan kesulitan memberikan kepercayaan meski berada dalam situasi yang sebenarnya aman. Rasa takut disakiti kembali sering membuat kewaspadaan tersebut terus terbawa ke hubungan-hubungan berikutnya.
Kondisi ini sering dikenal sebagai trust issues. Menariknya, trust issues tidak selalu muncul dalam bentuk yang jelas atau mudah dikenali. Terkadang, pola ini hadir melalui kebiasaan sehari-hari, cara berpikir, atau respons tertentu yang terlihat wajar sehingga sulit disadari. Padahal, jika dibiarkan, hal tersebut dapat memengaruhi kualitas hubungan dan membuat seseorang kesulitan membangun kedekatan dengan orang lain. Berikut beberapa tanda yang perlu diperhatikan.
