Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

5 Kebiasaan Harian yang Bisa Membantu Menurunkan Tingkat Stres

5 Kebiasaan Harian yang Bisa Membantu Menurunkan Tingkat Stres
Ilustrasi berjalan (magnific.com/freepik)
Intinya Sih
  • Artikel menyoroti pentingnya kebiasaan sederhana seperti bergerak setiap hari, tidur cukup, dan membatasi paparan informasi untuk membantu tubuh serta pikiran lebih rileks.
  • Ditekankan bahwa aktivitas fisik ringan, pola tidur teratur, dan waktu istirahat dari media sosial dapat menjaga keseimbangan energi serta mengurangi tekanan mental.
  • Menyediakan waktu untuk hobi dan fokus pada satu hal dalam satu waktu disebut efektif menjaga ketenangan pikiran dan meningkatkan kemampuan menghadapi stres harian.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Stres merupakan bagian yang sulit dihindari dalam kehidupan sehari-hari. Tuntutan pekerjaan, tugas, masalah pribadi, hingga berbagai tanggung jawab lainnya dapat membuat pikiran dan tubuh bekerja lebih keras dari biasanya. Jika berlangsung dalam waktu yang lama tanpa pengelolaan yang baik, kondisi ini dapat membuat seseorang merasa lelah, kewalahan, dan kesulitan menjaga keseimbangan hidup.

Banyak orang mengira bahwa mengatasi stres harus dilakukan melalui perubahan besar atau solusi yang rumit. Padahal, cara tubuh dan pikiran merespons tekanan sering kali dipengaruhi oleh kebiasaan-kebiasaan kecil yang dilakukan setiap hari. Rutinitas sederhana yang konsisten dapat membantu meningkatkan ketahanan mental sekaligus memberi ruang bagi tubuh untuk beristirahat dan memulihkan energi.

Meski tidak semua sumber stres dapat dihilangkan, ada berbagai langkah yang bisa dilakukan untuk mengelolanya dengan lebih sehat. Dengan membangun kebiasaan yang mendukung kesehatan fisik dan mental, tingkat stres dapat menjadi lebih terkendali sehingga aktivitas sehari-hari terasa lebih ringan untuk dijalani. Berikut beberapa kebiasaan yang bisa mulai dicoba.

1. Meluangkan waktu untuk bergerak setiap hari

Seorang wanita mengenakan jaket denim dan rok panjang berjalan santai di area luar ruangan dengan bangku berwarna-warni di sekitarnya.
Ilustrasi berjalan santai (magnific.com/freepik)

Aktivitas fisik tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan tubuh, tetapi juga dapat membantu menjaga kesehatan mental. Ketika bergerak, tubuh melepaskan berbagai zat kimia yang berperan dalam meningkatkan suasana hati dan membantu mengurangi ketegangan yang muncul akibat stres sehari-hari.

Kabar baiknya, kamu tidak harus melakukan olahraga yang berat atau menghabiskan waktu berjam-jam di pusat kebugaran untuk mendapatkan manfaat tersebut. Aktivitas sederhana seperti berjalan kaki, bersepeda, melakukan peregangan, atau olahraga ringan selama beberapa menit sudah dapat membantu tubuh menjadi lebih rileks dan segar.

Jika dilakukan secara rutin, kebiasaan bergerak setiap hari dapat membantu melepaskan ketegangan, menjaga energi tetap stabil, dan membuat suasana hati menjadi lebih baik. Karena itu, meluangkan sedikit waktu untuk aktivitas fisik bisa menjadi salah satu cara sederhana namun efektif untuk membantu mengelola stres dalam kehidupan sehari-hari.

2. Membatasi paparan informasi yang berlebihan

Seseorang mengenakan sweter putih sedang mengetik di laptop sambil menyentuh layar ponsel di meja kerja.
Ilustrasi matikan notifikasi (pexels.com/www.kaboompics.com)

Terlalu banyak menerima informasi setiap hari dapat membuat pikiran bekerja tanpa henti. Notifikasi, media sosial, berita, dan berbagai konten yang terus diperbarui membuat otak terus memproses informasi baru, bahkan ketika sebenarnya tubuh dan pikiran membutuhkan waktu untuk beristirahat.

Jika berlangsung terus-menerus, kondisi ini dapat menimbulkan perasaan kewalahan, membuat konsentrasi menurun, dan meningkatkan stres. Seseorang mungkin merasa harus selalu mengikuti perkembangan terbaru, padahal tidak semua informasi benar-benar penting atau perlu diketahui saat itu juga.

Karena itu, memberi batas waktu penggunaan media sosial atau sesekali menjauh dari layar dapat menjadi langkah yang bermanfaat. Dengan mengurangi paparan informasi untuk sementara waktu, pikiran memiliki kesempatan untuk beristirahat, memulihkan fokus, dan menghadapi aktivitas sehari-hari dengan kondisi yang lebih tenang.

3. Menjaga kualitas dan jadwal tidur

Seorang perempuan tidur nyenyak di atas tempat tidur dengan bantal putih dan selimut, mengenakan piyama berwarna biru muda.
Ilustrasi tidur (pexels.com/ Polina )

Kurang tidur tidak hanya memengaruhi kondisi fisik, tetapi juga dapat berdampak pada kesehatan mental dan emosional. Ketika tubuh tidak mendapatkan istirahat yang cukup, seseorang cenderung lebih mudah merasa lelah, cemas, sensitif, serta kesulitan mengelola tekanan yang muncul dalam kehidupan sehari-hari.

Selain durasi tidur, konsistensi jadwal tidur juga memiliki peran yang penting. Waktu tidur yang berubah-ubah setiap hari dapat mengganggu ritme alami tubuh sehingga kualitas istirahat menjadi kurang optimal meski jumlah jam tidur terasa cukup.

Karena itu, membiasakan diri tidur dan bangun pada waktu yang relatif sama setiap hari dapat membantu tubuh mendapatkan pemulihan yang lebih baik. Dengan pola tidur yang lebih teratur, energi, suasana hati, dan kemampuan menghadapi stres sehari-hari biasanya juga menjadi lebih terjaga.

4. Menyediakan waktu untuk aktivitas yang disukai

Seorang perempuan berbaring santai di sofa sambil mendengarkan musik dengan headphone putih dan memegang ponsel di tangannya.
Ilustrasi mendengarkan musik (magnific.com/lifeforstock)

Di tengah kesibukan dan berbagai tuntutan sehari-hari, penting untuk tetap menyediakan waktu bagi diri sendiri. Tanpa disadari, rutinitas yang terus berjalan dapat membuat pikiran dan tubuh kelelahan jika tidak diimbangi dengan aktivitas yang menyenangkan dan memberi kesempatan untuk beristirahat.

Melakukan hobi atau aktivitas yang disukai dapat menjadi salah satu cara sederhana untuk mengurangi tekanan yang dirasakan. Misalnya mendengarkan musik, membaca buku, memasak, berkebun, menggambar, atau melakukan kegiatan lain yang membuatmu merasa lebih rileks dan menikmati prosesnya.

Meski terlihat sederhana, aktivitas tersebut dapat membantu mengalihkan perhatian sejenak dari berbagai tuntutan dan memberikan ruang bagi pikiran untuk beristirahat. Dengan meluangkan waktu untuk hal-hal yang disukai, kamu memiliki kesempatan untuk mengisi ulang energi mental sehingga lebih siap menghadapi aktivitas dan tantangan sehari-hari.

5. Fokus pada satu hal dalam satu waktu

Seorang wanita berkacamata sedang fokus menulis di meja dengan laptop terbuka di depannya di ruangan terang.
Ilustrasi fokus (pexels.com/ Andrea Piacquadio)

Mencoba mengerjakan terlalu banyak hal sekaligus sering membuat pikiran lebih cepat lelah. Menyelesaikan satu tugas sebelum beralih ke tugas berikutnya dapat membantu meningkatkan fokus sekaligus mengurangi perasaan kewalahan yang sering memicu stres.

Pada akhirnya, mengelola stres tidak selalu membutuhkan perubahan besar. Kebiasaan-kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten sering kali memberikan dampak yang signifikan terhadap kesehatan mental dan membantu menjalani hari dengan lebih tenang.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Kirana Mulya
EditorKirana Mulya

Related Articles

See More