5 Tips Pilih Warna Frame Kacamata agar Wajah Terlihat Fresh

- Kenali undertone kulit—warm, cool, atau neutral—melalui warna pembuluh darah di pergelangan tangan agar warna frame menyatu dan tidak membuat wajah terlihat kusam.
- Undertone warm cocok dengan cokelat, tortoiseshell, caramel, gold, atau olive; sedangkan cool dapat memilih silver, abu-abu, navy, burgundy, atau hitam bernuansa tertentu.
- Frame transparan dan warna soft memberi kesan ringan; sesuaikan juga dengan warna rambut, alis, pakaian, serta gaya makeup untuk tampilan yang harmonis.
Kacamata kini bukan cuma sekadar alat bantu penglihatan. Sekarang, kacamata juga bisa menjadi bagian penting dari penampilan sehari-hari. Dengan memilih model frame yang tepat dapat membuat wajah terlihat lebih tegas, stylish, bahkan lebih fresh tanpa harus pakai makeup tebal atau ubah gaya rambut.
Sebaliknya, warna frame yang kurang cocok bisa bikin wajah terlihat kusam, pucat, atau terlalu berat. Warna juga bisa memengaruhi bagaimana wajah terlihat secara keseluruhan. Kalau kamu sedang mencari kacamata baru dan ingin mendapatkan efek wajah yang lebih segar, lima tips berikut harus diperhatikan sebelum menentukan pilihan.
1. Kenali undertone kulit terlebih dahulu

ilustrasi berbagai tipe kulit (pexels.com/tima-miroshnichenko) Sebelum memilih warna frame kacamata, kamu bisa mulai dengan mengenali undertone kulitmu. Berbeda dengan skin tone yang menggambarkan tingkat terang atau gelapnya kulit, undertone merupakan warna dasar yang berada di bawah permukaan kulit. Secara umum, undertone terbagi menjadi warm, cool, dan neutral.
Untuk mengetahui undertone, kamu bisa melihat warna pembuluh darah di pergelangan tangan. Jika terlihat lebih kehijauan, biasanya kulit cenderung warm. Jika terlihat kebiruan atau keunguan, kemungkinan undertone-mu cool. Jika sulit menentukan keduanya, bisa jadi kamu punya undertone neutral. Dengan begitu, kamu bisa menentukan warna frame yang membuat wajah terlihat lebih menyatu dan gak kusam.
2. Pilih warna hangat untuk memberikan kesan wajah lebih hidup

ilustrasi kacamata (pexels.com/Designecologist) Kalau kamu memiliki warm undertone, warna-warna hangat biasanya dapat menjadi pilihan. Frame cokelat, tortoiseshell, caramel, beige hangat, gold, atau olive bisa memberikan kesan yang lebih lembut sekaligus membuat wajah terlihat lebih berdimensi. Warna cokelat menjadi salah satu pilihan aman karena tak seberat hitam, tapi tetap memberikan definisi pada wajah.
Untuk tampilan sehari-hari, frame cokelat muda atau caramel juga bisa memberikan kesan simpel. Kalau ingin tampilan yang sedikit lebih fashionable, frame tortoiseshell bisa dicoba. Motifnya membuat kacamata terlihat lebih hidup tanpa terlalu mencolok. Sementara itu, warna emas bisa memberikan kesan lebih elegan, terutama jika dipadukan dengan frame yang tipis dan minimalis.
3. Coba warna cool untuk tampilan yang lebih clean dan fresh

ilustrasi wanita berkacamata (pexels.com/Pavel Danilyuk) Buat kamu yang memiliki cool undertone, warna frame seperti silver, abu-abu, navy, burgundy, atau hitam dengan nuansa tertentu bisa menjadi pilihan. Frame silver, misalnya, memberikan kesan clean dan modern. Warna ini cocok jika kamu menyukai gaya minimalis dan tak ingin kacamata yang mencolok.
Warna navy juga menarik jika kamu ingin meninggalkan frame hitam tapi tetap membutuhkan warna yang mudah dipadukan dengan pakaian sehari-hari. Dibandingkan hitam, navy memberikan sedikit sentuhan warna sehingga wajah bisa terlihat lebih ringan. Kalau ingin sesuatu yang lebih berani, burgundy atau warna berry bisa menjadi alternatif.
4. Jangan takut mencoba frame transparan atau warna soft

ilustrasi wanita berkacamata (pexels.com/Ali Pazani) Kalau masih bingung memilih warna frame, model transparan bisa menjadi salah satu opsi yang cukup fleksibel. Frame clear, champagne, blush, smoky grey, atau translucent brown memberikan efek yang lebih ringan pada wajah. Jenis frame seperti ini cocok untuk kamu yang merasa frame hitam terlalu dominan.
Warna transparan membuat fitur wajah tetap terlihat tanpa tertutup oleh garis frame yang terlalu tegas. Frame warna soft juga dapat memberikan kesan muda dan santai. Misalnya, dusty pink, beige, lilac lembut, atau sage green bisa menjadi pilihan kalau kamu ingin menambahkan sedikit warna tanpa membuat tampilan terlalu mencolok.
5. Sesuaikan warna frame dengan gaya dan warna rambut

ilustrasi kacamata (pexels.com/Jace Oner) Warna kulit bukan satu-satunya pertimbangan ketika memilih frame kacamata. Warna rambut, alis, pakaian, bahkan gaya makeup juga bisa memengaruhi keseluruhan penampilan. Kalau rambutmu hitam atau cokelat gelap dan ingin tampilan yang tegas, frame hitam atau cokelat tua bisa memberikan kesan yang lebih terdefinisi.
Namun, kalau merasa hitam terlalu berat, kamu bisa memilih tortoiseshell atau cokelat transparan. Untuk rambut yang lebih terang, frame beige, caramel, champagne, atau warna-warna soft dapat menciptakan tampilan yang lebih harmonis. Kamu juga bisa menyesuaikan frame dengan gaya berpakaian. Jika pakaianmu sudah colorful, frame transparan, cokelat, atau hitam bisa menjadi pilihan agar look tidak terlalu ramai.
Memilih warna frame kacamata bisa mulai dengan memperhatikan lima tips di atas. Jangan lupa untuk memperhatikan warna rambut, gaya berpakaian, dan kesan yang ingin ditampilkan. Kadang, sedikit perubahan warna pada kacamata saja bisa membuat penampilan sehari-hari terasa lebih fresh.
![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)



















![[QUIZ] Dari Kebersamaan Masha and The Bear, Rasa Kesepian Bikin Kamu Tertekan atau Sedih?](https://image.idntimes.com/post/20260512/upload_7373965548e7d0d33f71e11bf90ed494_be348ab0-d3aa-48af-85c4-80cd1bcf6593.jpg)


![[QUIZ] Sisi Dirimu Saat Nyaman dengan Seseorang Terungkap dari Masha and The Bear](https://image.idntimes.com/post/20260916/screenshot-2026-09-16-235333_624f17b3-b155-455c-9275-267eb6868e23.png)
