Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Waktu Terbaik Membaca Buku di Tengah Jadwal Kerja yang Padat

ilustrasi seorang pekerja membaca buku
ilustrasi seorang pekerja membaca buku (pexels.com/Adil)
Intinya sih...
  • Waktu pagi adalah momen emas untuk membaca buku sebelum memulai pekerjaan, memberikan energi positif dan meningkatkan fokus.
  • Di sela istirahat makan siang, manfaatkan waktu untuk membaca buku daripada hanya scrolling media sosial, bisa mereset otak sebelum kembali bekerja.
  • Memanfaatkan waktu di transportasi umum atau jeda rapat untuk membaca beberapa halaman buku dapat menambah jam baca tanpa mengubah jadwal kerja.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Di tengah kesibukan kerja yang rasanya nggak ada habisnya, waktu untuk membaca sering kali jadi momen yang hilang dari rutinitas harian banyak orang. Padahal, membaca buku bukan hanya soal menambah ilmu pengetahuan, tapi juga sebagai cara ampuh untuk menenangkan pikiran di sela tekanan pekerjaan. Bayangkan betapa segarnya otak kalau setiap hari kamu bisa melarikan diri sejenak lewat beberapa halaman buku favoritmu.

Nah, kabar baiknya, saat ini kamu sudah tidak perlu lagi waktu berjam-jam untuk bisa menikmati bahan bacaan favoritmu. Ada banyak momen kecil dalam keseharian sebelum kerja sampai sebelum tidur yang bisa kamu ubah menjadi sesi membaca singkat namun bermakna. Dalam artikel ini akan dibahas lima waktu terbaik untuk membaca bagi kamu yang memiliki jadwal kerja padat. Yuk, simak selengkapnya di bawah ini ya!

1. Saat pagi hari

ilustrasi membaca buku di pagi hari
ilustrasi membaca buku di pagi hari (pexels.com/Monstera Production)

Waktu fajar atau pagi merupakan momen emas untuk melakukan rutinitas membaca buku. Hal ini dikarenakan pada waktu tersebut suasana cenderung masih tenang dan pikiran belum sepenuhnya terbebani oleh urusan pekerjaan. Kamu bisa meluangkan sekitar 15-30 menit untuk membaca buku di pagi hari sebelum memulai pekerjaan.

Tak hanya membantu menjernihkan pikiran, membaca buku di pagi hari juga bisa memberikan energi yang positif serta meningkatkan fokusmu menjadi lebih tajam sepanjang hari. Agar kamu bisa melakukannya dengan rutin, kamu bisa mengatur alarmmu sedikit lebih awal. Gunakan waktu tersebut untuk membaca beberapa lembar halaman buku yang ringan sebelum menyentuh ponsel atau membuka email dari perusahaan.

2. Di sela istirahat makan siang

ilustrasi membaca buku saat istirahat makan siang
ilustrasi membaca buku saat istirahat makan siang (pexels.com/George Milton)

Di tengah padatnya rutinitas kerja, waktu makan siang sering kali hanya dihabiskan untuk menatap layar ponsel, mengobrol bersama teman, atau menikmati makanan. Daripada kamu hanya scrolling media sosial, kamu bisa menjadikan waktu tersebut lebih bermanfaat dengan membaca buku. Ini bisa menjadi salah satu cara untuk menambah jam baca tanpa tanpa mengganggu produktivitasmu.

Selain lebih bermanfaat, aktivitas ini juga bisa mereset otakmu sebelum kembali ke pekerjaan berikutnya yang mengharuskanmu berhadapan dengan laptop atau klien. Agar bukumu tidak kotor dan lebih praktis, kamu bisa mencoba memakai e-reader seperti kindle. Gunakan menit-menit pertama istirahat makan siang untuk membaca beberapa halaman, lalu pakai sisanya untuk menikmati makanan.

3. Saat berada di transportasi umum

ilustrasi membaca buku di transportasi umum
ilustrasi membaca buku di transportasi umum (pexels.com/Keira Burton)

Bagi banyak pekerja, waktu di perjalanan memang sering dianggap sebagai waktu yang terbuang sia-sia. Hal ini dikarenakan pada waktu tersebut, kebanyakan orang hanya menghabiskan waktu untuk menunggu atau duduk dalam perjalanan. Padahal jika kamu kreativ, durasi kosong ini bisa diubah menjadi kesempatan berharga untuk membaca.

Agar tidak merepotkanmu saat keluar masuk transportasi, kamu bisa membaca ebook atau audio book yang lebih praktis dan mudah diakses dimana saja. Selain itu, kamu juga bisa menggunakan waktu menunggu kereta atau bus datang dengan membaca buku favoritmu. Dengan memanfaatkan waktu di dalam transportasi umum untuk membaca, kamu bisa menambah jam baca tanpa mengubah jadwal kerja sama sekali.

4. Saat jeda rapat

ilustrasi membaca buku saat jeda rapat
ilustrasi membaca buku saat jeda rapat (pexels.com/Mikhail Nilov)

Momen singkat seperti menunggu rapat dimulai atau menunggu rekan kerja hadir dalam suatu meeting, sering kali dianggap sepele oleh kebanyakan orang. Padahal, adanya jeda waktu yang singkat ini bisa dimanfaatkan untuk membaca beberapa halaman buku yang jika dijumlahkan akan menghasilkan kemajuan yang signifikan untuk progress bacaanmu. Cukup luangkan waktu 5-10 menit untuk membaca buku apa saja yang sedang kamu bawa saat itu.

Memanfaatkan momen kecil seperti ini membantumu menepis alasan bahwa seorang pekerja tidak punya banyak waktu untuk meningkatkan literasi. Padahal tanpa disadari, kesempatan kecil seperti ini justru banyak tersebar di sepanjang hari kerja. Untuk mempermudah ruang gerakmu, biasakan membawa e-reader seperti kindle ke mana pun kamu pergi. Dan setiap kali ada waktu kosong atau jeda, kamu bisa segera menuntaskan buku bacaanmu yang belum selesai.

5. Usai pulang kerja atau sebelum tidur

ilustrasi membaca buku sebelum tidur
ilustrasi membaca buku sebelum tidur (pexels.com/Karola G)

Setelah seharian disibukkan dengan pekerjaan, membaca bisa menjadi cara sederhana untuk menenangkan pikiran dan melepaskan stres. Kegiatan ini lebih bermanfaat dari pada menatap layar posen untuk scroll sosial media atau menonton televisi. Kebiasaan membaca selama 20-30 menit sebelum tidur bisa membantu tubuh bertransisi dari mode siaga ke mode yang lebih rileks.

Selain itu, membaca sebelum tidur terbukti dapat meningkatkan kualitas tidur, mengurangi kecemasan, serta membantu otak jauh lebih tenang setelah seharian dihujani dengan aktivitas padat. Pilihlah bacaan ringan atau inspiratif agar suasana hati tetap positif sebelum tidur. Pastikan kamu mematikan notifikasi ponsel dan menciptakan suasana nyaman dengan pencahayaan lembut di dalam kamar.

Dengan mengikuti beberapa tips di atas, membaca buku tidak lagi terasa sebagai beban di tengah padatnya rutinitas kerja yang menggunung. Setiap jeda waktu kosong, di tengah perjalanan, atau waktu tenang usai kerja bisa menjadi peluang berharga untuk memperkaya pikiran dan menumbuhkan inspirasi.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Nabila Inaya
EditorNabila Inaya
Follow Us

Latest in Life

See More

6 Hal yang Bisa Ditiru dari Air untuk Jalani Hidup Lebih Tenang

30 Nov 2025, 21:58 WIBLife