Trope fiksi adalah bagian dalam cerita yang sering digunakan secara berulang di novel, cerpen, film, dan sebagainya. Ketika trope yang mirip dipakai oleh banyak penulis maka pembaca akan mudah mengalami kejenuhan. Bahkan pembaca dapat sampai malas membaca karya fiksi lagi.
Tentu itu sangat merugikan pembaca sendiri, penerbit, dan para penulis. Semangat masyarakat dalam membaca karya fiksi perlu dijaga. Salah satunya, dengan penulis lebih berani mengembangkan ceritanya dan berhenti memakai trope yang itu-itu lagi.
Membuat karya fiksi bukan sekadar memulai sampai menyelesaikan sebuah naskah. Penulis juga wajib memiliki semangat untuk menghadirkan warna yang berbeda dari karya-karya yang sudah ada agar penggemar tetap setia mengikuti karyanya. Trope seperti di bawah ini perlu ditinggalkan agar karya fiksi lebih berkualitas, memikat, dan meninggalkan kesan mendalam sampai lama setelah buku ditutup.
