Salah satu yang memicu munculnya sikap people-pleasing adalah keinginan untuk dapat diterima dan disukai orang lain. Kamu akhirnya menjadi pribadi yang gampang disetir, selalu setuju, dan mudah untuk diajak ngobrol tentang apa pun demi mendapat validasi orang.
Tujuanmu ialah mendapat hati orang itu, agar hubungan kalian bisa baik ke depannya. Namun, sedikit yang sadar bahwa sikap people-pleasing sering kali malah jadi bumerang untuk diri sendiri. Semakin keras kamu berusaha meminta validasi, semakin bikin orang merasa gak nyaman. Berikut lima alasan logis mengapa sikap people-pleasing justru bikin orang lain merasa ilfeel.
