Comscore Tracker

5 Pertanyaan Basa-basi yang Bikin Sakit Hati, Jangan Diucapkan!

Carilah bahan pembicaraan yang lebih baik, ya

Sebagai makhluk sosial, manusia dituntut untuk berkomunikasi dengan orang lain. Mulai dari saling menyapa sampai sampai mengobrol menjadi hal yang penting dilakukan untuk menjalin hubungan yang semakin akrab.

Saking asyiknya ngobrol, terkadang membuat kita suka mempertanyakan urusan pribadi. Kita memang bebas membuat pertanyaan, namun jangan sampai menanyakan hal-hal yang justru menyinggung perasaan orang lain, ya.

Basa-basi yang gak mengenakkan harus dikurangi, berikut beberapa pertanyaan yang bikin orang sakit hati. Ingat, jangan sampai kamu ucapkan, ya!

1. Kapan mau nikah?

5 Pertanyaan Basa-basi yang Bikin Sakit Hati, Jangan Diucapkan!Ilustrasi wedding ( unsplash.com/ wedding)

Pertanyaan sepele, namun begitu menyakitkan bagi sebagian orang yaitu ketika ditanya kapan akan menikah. Perlu kamu tahu, tidak semua orang beruntung dalam urusan cinta. Ada yang cepat menemukan jodoh, namun ada juga yang sulit menemukan jodoh.

Meskipun sudah mapan, punya pekerjaan tetap, tapi mereka selalu gagal dalam urusan cinta. Itulah kehidupan, mungkin kamu akan menganggap pertanyaan ini biasa saja, namun bisa saja ini menyakitkan bagi lawan bicaramu.

2. Kapan mau punya anak, kok belum hamil?

5 Pertanyaan Basa-basi yang Bikin Sakit Hati, Jangan Diucapkan!Ilustrasi keluarga bahagia( unsplash.com/Derek)

Setelah menikah, memiliki keturunan menjadi hal yang paling ditunggu oleh sebagian besar pasangan. Namun, tidak semua pasangan bisa beruntung dengan cepat dikaruniai keturunan, lho.

Ada pasangan suami-istri yang cepat mendapatkan anak, namun ada sebagian dari mereka akan susah mendapatkan anak, meskipun sudah melakukan berbagai program hamil lainnya. Jangan menambahkan luka hatinya dengan pertanyaan ini.

3. Kok masih menganggur, kapan kerjanya?

5 Pertanyaan Basa-basi yang Bikin Sakit Hati, Jangan Diucapkan!Ilustrasi sosmed ( unsplash.com/Austin)

Persaingan ketat dalam dunia kerja membuat sebagian orang kesulitan untuk mendapatkan pekerjaan. Melamar pekerjaan selalu mendapat penolakan. Itulah yang membuat angka pengangguran semakin meningkat.

Daripada menanyakan ini, cobalah berikan semangat. Jangan justru mematahkan semangatnya dengan terus menanyakan hal ini. Kamu tidak pernah tahu usahanya untuk mencari pekerjaan, kan? Sebaiknya terus berikan dia semangat, ya.

Baca Juga: 5 Basa-Basi yang Harus Kamu Hindari Saat Ngobrol soal Pekerjaan

4. Kapan mau punya rumah sendiri?

5 Pertanyaan Basa-basi yang Bikin Sakit Hati, Jangan Diucapkan!Ilustrasi makan malam ( unsplash.com/Annie)

Setelah menikah, semua pasangan tentu ingin bisa hidup mandiri dengan tinggal terpisah dari orangtua ataupun mertua. Namun, karena terbentur biaya, jadilah terpaksa untuk menetap tinggal sementara bersama mertua ataupun orang tua.

Hindarilah pertanyaan yang membuat pasangan suami-istri tersinggung, salah satunya yaitu dengan menanyakan kapan punya rumah sendiri. Sebab, pertanyaan semacam ini akan begitu membuat mereka sakit hati.

5. Kapan kurus?

5 Pertanyaan Basa-basi yang Bikin Sakit Hati, Jangan Diucapkan!ilustrasi merasa sedih (pixabay.com/vdnhieu)

Pertanyaan satu ini kerap didengar, baik kepada laki-laki atau perempuan. Mengomentari fisik seseorang terdengar sangat mudah. Namun, hal yang perlu kamu tahu, bisa saja itu mempengaruhi kesehatannya.

Memang terdengar sepele, namun pertanyaan tentang fisik seseorang sangat tidak baik dan bikin risih. Daripada menanyakan ini, kamu bisa memulai pembicaraan mengenai hal lain, seperti cuaca hari ini atau yang lain.

Setelah mengetahui pertanyaan di atas, lebih bijaklah ketika mempertanyakan sesuatu pada orang lain. Kamu tidak tahu bagaimana perasaan mereka ketika ditanya hal tersebut. Posisikan dirimu sebagai mereka ketika menanyakan hal di atas, deh!

Baca Juga: 5 Cara agar Terhindar dari Rasa Sakit Hati Berkepanjangan, Coba Yuk!

Andri Wiyatno Photo Verified Writer Andri Wiyatno

Member IDN Times Community ini masih malu-malu menulis tentang dirinya

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Naufal Al Rahman

Berita Terkini Lainnya