ilustrasi kulit wajah bermasalah (pexels.com/Polina Tankilevitch)
Sinar UV memberikan risiko kerusakan kulit yang sangat tinggi. Sebabnya, sangat dianjurkan untuk memakai sunscreen setiap hari. Sinar UVA akan menyasar bagian-bagian yang berhubungan dengan kekencangan dan elastisitas kulit.
Sinar UVB menyasar bagian luar kulit. UVB merusak DNA, yang artinya potensinya lebih kuat daripada UVA dan dapat menyebabkan penuaan dini akibat paparan sinar matahari, serta pembentukan sel pra-kanker.
Dilansir Cleveland Clinic, kerusakan kulit akibat sinar UV ini punya potensi yang lebih buruk lagi. Risiko munculnya melanoma lebih tinggi, kondisi kulit yang mengalami rosacea makin memburuk. Selain itu bisa memunculkan keratosis seboroik, lentigo aktinik (bintik matahari), elastosis aktinik (kerusakan elastisitas kulit akibat sinar matahari) dan telangiektasia (varises laba-laba).
Hati-hati dengan sinar UV, ya.!Jangan lupa pakai sunscreen untuk mencegah photoaging dan dampaknya yang cukup buruk ke kulit ini.