Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Tips Simpel agar Gak Lupa Hal yang Harus Dilakukan

5 Tips Simpel agar Gak Lupa Hal yang Harus Dilakukan
Ilustrasi menulis hal-hal yang perlu dibeli (magnific.com/magnific)
  • Segera catat hal yang teringat melalui media yang konsisten, lalu gunakan alarm atau pengingat ponsel untuk tugas dan jadwal yang memiliki batas waktu.
  • Tentukan tempat tetap bagi barang yang sering dipakai, seperti kunci, dompet, dan earphone, lalu biasakan mengembalikannya setelah digunakan.
  • Kurangi perpindahan aktivitas dengan menyelesaikan satu langkah terlebih dahulu, serta lakukan pengecekan rutin sebelum pergi; konsultasikan tenaga kesehatan bila lupa makin sering dan mengganggu.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Pernah masuk kamar lalu lupa mau mengambil apa? Atau tiba-tiba ingat ada sesuatu yang harus dilakukan setelah beberapa jam berlalu? Hal-hal kecil seperti ini cukup sering terjadi, terutama ketika pikiran sedang dipenuhi banyak hal. Kamu mungkin merasa sepele, tetapi kejadian seperti ini bisa cukup mengganggu ketika mulai sering terjadi.

Kamu gak harus selalu mengandalkan ingatan untuk mengingat semuanya. Beberapa kebiasaan sederhana bisa membantu menyimpan informasi penting agar lebih mudah diingat dan ditemukan kembali ketika dibutuhkan. Mulai dari mencatat hal yang terlintas, menggunakan pengingat, hingga menentukan tempat khusus untuk barang yang sering digunakan. Berikut lima tips agar gak mudah lupa hal-hal kecil.

  1. 1. Langsung catat ketika teringat

    Perempuan duduk di rumah mencatat informasi di buku catatan sambil menggunakan laptop di meja kerja.
    Ilustrasi menulis suatu hal (magnific.com/benzoix)

    Ketika tiba-tiba teringat sesuatu yang harus dilakukan, jangan terlalu yakin akan mengingatnya nanti. Catat segera di aplikasi catatan, kalender, atau buku kecil yang memang sering kamu gunakan. Cara ini membantu menyimpan informasi sebelum perhatianmu beralih ke aktivitas lain.

    Catatan singkat seperti “beli sabun” atau “balas pesan setelah makan siang” sudah cukup. Kamu gak perlu menuliskan penjelasan panjang selama catatan tersebut mudah dipahami ketika dibaca kembali. Pilih satu media yang paling nyaman agar kebiasaan mencatat terasa praktis dan konsisten.

    Semakin cepat dicatat, semakin kecil kemungkinan hal tersebut hilang dari ingatan karena kamu beralih ke aktivitas lain. Kamu juga gak perlu terus memikirkan hal yang sama supaya gak lupa. Setelah mencatatnya, kamu bisa kembali fokus pada aktivitas yang sedang dilakukan.

  2. 2. Biasakan menaruh barang di tempat yang sama

    Tangan merapikan kabel, ponsel, earbud, dan perangkat elektronik kecil di atas meja kayu yang tertata rapi.
    Ilustrasi merapikan kabel dan barang elektronik kecil (pexels.com/Ron Lach)

    Kunci, dompet, earphone, atau barang kecil lainnya mudah terlupakan ketika diletakkan sembarangan. Tentukan tempat khusus untuk barang-barang yang sering digunakan agar kamu gak perlu mencarinya setiap kali hendak pergi. Pilih tempat yang mudah dijangkau dan sesuai dengan kebiasaanmu sehari-hari.

    Misalnya, selalu menaruh kunci di wadah dekat pintu dan dompet di tempat yang sama setelah pulang. Earphone juga bisa disimpan di satu tempat khusus agar lebih mudah ditemukan ketika ingin digunakan. Usahakan mengembalikan barang ke tempat tersebut setelah selesai dipakai.

    Kebiasaan ini membuatmu gak perlu mengingat lokasi barang setiap kali membutuhkannya. Kamu tinggal menuju tempat yang sudah ditentukan dan mengambil barang yang diperlukan. Cara sederhana ini juga bisa membantu menjaga barang-barang kecil tetap terorganisir.

  3. 3. Gunakan pengingat untuk hal yang punya batas waktu

    Ilustrasi mematikan pengingat sebagai simbol pengaturan notifikasi dan jadwal pada perangkat digital.
    Ilustrasi matikan pengingat (pexels.com/www.kaboompics.com)

    Kalau ada sesuatu yang harus dilakukan pada waktu tertentu, manfaatkan alarm atau fitur pengingat di ponsel. Jangan hanya mengandalkan ingatan untuk mengingat setiap jadwal, terutama ketika kamu punya banyak aktivitas dalam satu hari. Pengingat sederhana bisa membantu memastikan hal penting tetap masuk dalam perhatianmu.

    Kamu bisa memasang pengingat untuk membayar tagihan, menghadiri janji, mengirim dokumen, atau melakukan tugas tertentu. Atur waktu pengingat sesuai kebutuhan dan beri keterangan yang jelas agar kamu langsung tahu hal yang perlu dilakukan ketika notifikasi muncul. Cara ini juga bisa diterapkan untuk aktivitas kecil yang sering terlupakan.

    Dengan begitu, kamu bisa fokus menjalani aktivitas lain tanpa takut melewatkan sesuatu. Kamu gak perlu terus memikirkan jadwal sepanjang hari karena sudah ada pengingat yang akan memberi tahu pada waktunya. Kebiasaan ini juga bisa membantu membuat aktivitas sehari-hari terasa lebih teratur.

  4. 4. Selesaikan satu hal sebelum berpindah ke hal lain

    Ilustrasi fokus pada tugas sebagai gambaran konsentrasi saat menyelesaikan pekerjaan atau aktivitas harian.
    Ilustrasi fokus pada tugas (pexels.com/ Vitaly Gariev)

    Terlalu sering berpindah dari satu aktivitas ke aktivitas lain bisa membuat perhatian mudah terpecah. Kamu mungkin membuka ponsel saat sedang mengerjakan sesuatu, lalu lupa apa yang sebelumnya ingin dilakukan. Kebiasaan ini juga bisa membuat pekerjaan terasa lebih lama karena perhatian terus berpindah dari satu hal ke hal lainnya.

    Cobalah menyelesaikan satu langkah terlebih dahulu sebelum beralih ke aktivitas berikutnya jika situasinya memungkinkan. Saat mengerjakan sesuatu yang membutuhkan konsentrasi, jauhkan ponsel atau sumber gangguan lain untuk sementara. Setelah tugas tersebut selesai, kamu bisa melanjutkan ke aktivitas berikutnya.

    Fokus yang lebih terarah membuat informasi dan tugas yang sedang dikerjakan lebih mudah diingat. Kamu juga bisa lebih mudah mengetahui apa yang sudah dilakukan dan apa yang masih perlu diselesaikan. Dengan membiasakan diri mengerjakan sesuatu secara bertahap, aktivitas sehari-hari bisa terasa lebih teratur.

  5. 5. Lakukan pengecekan singkat sebelum berganti aktivitas

    Seorang siswi berjaket hitam memeriksa tas ransel abu-abu sambil memasukkan buku catatan di depan dinding biru.
    Ilustrasi mengecek tas (magnific.com/ KamranAydinov)

    Sebelum meninggalkan rumah, kantor, atau tempat tertentu, luangkan beberapa detik untuk mengecek barang dan hal penting yang perlu dibawa atau dilakukan. Kamu bisa membuat urutan sederhana, seperti mengecek ponsel, dompet, kunci, serta barang lain yang dibutuhkan. Gunakan urutan yang sama setiap kali hendak pergi agar pengecekan terasa lebih mudah dilakukan.

    Pengecekan yang dilakukan secara konsisten bisa menjadi kebiasaan otomatis sehingga kemungkinan ada sesuatu yang tertinggal dapat berkurang. Lupa sesekali juga merupakan hal yang wajar, terutama ketika kamu sedang lelah, terburu-buru, atau memiliki banyak hal yang dipikirkan. Kamu gak perlu memaksa diri mengingat semua hal hanya dengan mengandalkan ingatan.

    Manfaatkan catatan, alarm, dan kebiasaan sederhana untuk membantu mengurangi beban mengingat. Dengan begitu, pikiranmu bisa digunakan untuk hal-hal yang lebih penting. Kalau kebiasaan lupa terasa semakin sering, sangat mengganggu aktivitas, atau disertai perubahan lain yang mengkhawatirkan, pertimbangkan untuk berkonsultasi dengan tenaga kesehatan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More