Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Apa Nama Baju Masha and the Bear? Ternyata Bernama Sarafan
kartun Masha and The Bear (youtube.com/Masha and The Bear)

Kalau kamu sering menonton Masha and the Bear, penampilan Masha tentu sudah gak asing lagi. Ia hampir selalu tampil dengan kerudung merah muda dan pakaian terusan berwarna senada yang menjadi bagian dari penampilan khasnya.

Namun, tahukah kamu kalau pakaian yang dikenakan Masha memiliki nama khusus? Baju tersebut disebut sarafan, yaitu salah satu jenis pakaian tradisional Rusia yang punya sejarah panjang. Yuk, kenali nama baju Masha sekaligus sejarah sarafan yang menjadi inspirasinya!

1. Apa nama baju yang dipakai Masha di Masha and the Bear?

kartun Masha and The Bear (youtube.com/Masha and The Bear)

Masha biasanya mengenakan sarafan berwarna merah muda yang dipadukan dengan kerudung kepala berwarna senada. Di bagian dalamnya, ia mengenakan atasan lengan panjang berwarna biru-putih, sementara penampilannya dilengkapi sepatu kets warna merah muda, kuning, dan putih. Informasi mengenai pakaian tersebut tercantum dalam deskripsi karakter Masha pada sumber yang kamu berikan.

Sarafan sendiri merupakan pakaian panjang tanpa lengan yang menjadi bagian dari pakaian tradisional perempuan Rusia. The Metropolitan Museum of Art menjelaskan bahwa pada awal abad ke-18, sarafan menjadi salah satu pakaian perempuan petani yang paling populer di wilayah Rusia bagian utara dan tengah. Pakaian ini biasanya dikenakan di atas blus atau kemeja dan dapat dilengkapi dengan ikat pinggang maupun celemek.

2. Sejarah baju sarafan

kartun Masha and The Bear (youtube.com/Masha and The Bear)

Nama sarafan memiliki sejarah yang panjang dalam perkembangan busana Rusia. Museum of Folk Crafts and Industries di Rusia menjelaskan bahwa istilah tersebut kemungkinan berasal dari bahasa Iran, dari kata sarapa atau sarapai, yang bermakna pakaian yang dikenakan dari kepala hingga kaki. Dalam sumber-sumber tertulis Rusia, istilah sarafan diketahui telah muncul sejak abad ke-14 dan pada awalnya merujuk pada pakaian panjang laki-laki.

Penggunaan istilah sarafan untuk pakaian perempuan tercatat kemudian, yakni dalam sumber-sumber tertulis abad ke-17. Pada masa itu, sarafan dapat berupa pakaian utuh dengan atau tanpa lengan maupun pakaian seperti rok panjang bertali. Pada abad yang sama, sarafan bersama kemeja dan penutup kepala menjadi bagian dari pakaian perempuan dari berbagai lapisan sosial di Rusia.

Memasuki abad ke-18, penggunaan sarafan mulai semakin identik dengan masyarakat biasa. Ketika kaum bangsawan dan pedagang kaya beralih menggunakan pakaian bergaya Eropa, sarafan tetap digunakan oleh masyarakat yang lebih sederhana, termasuk perempuan petani. The Metropolitan Museum of Art juga mencatat bahwa sejak sekitar awal abad ke-18, sarafan menjadi pakaian yang sangat umum di kalangan perempuan petani di wilayah Rusia bagian utara dan tengah.

Sarafan juga memiliki banyak variasi. Ada yang dibuat dari bahan sederhana untuk pemakaian sehari-hari, sementara versi untuk acara khusus dapat menggunakan bahan seperti sutra, brokat, serta hiasan berupa sulaman, pita, dan ornamen lainnya. Koleksi Russian Museum memperlihatkan berbagai sarafan dari abad ke-18 hingga ke-19 dengan bentuk, bahan, dan dekorasi yang berbeda.

3. Ciri khas baju sarafan yang dipakai Masha

kartun Masha and The Bear (youtube.com/Masha and The Bear)

Jika dibandingkan dengan berbagai sarafan tradisional yang tersimpan dalam koleksi museum, pakaian Masha memiliki bentuk yang lebih sederhana. Namun, ciri dasarnya tetap dapat dikenali, yaitu pakaian luar tanpa lengan yang dikenakan di atas pakaian bagian dalam. The Metropolitan Museum of Art mencatat bahwa sarafan tradisional dikenakan bersama blus atau kemeja, sehingga konsep pakaian Masha yang menggunakan atasan lengan panjang di balik sarafannya memiliki kemiripan dengan susunan busana tersebut.

Warna dan detail sarafan tradisional sendiri tidak selalu sama. Koleksi museum menunjukkan adanya sarafan berwarna merah, biru, ungu, hingga merah muda, dengan bahan serta hiasan yang beragam. Karena itu, warna merah muda pada pakaian Masha dapat dilihat sebagai bagian dari desain kostumnya, sementara nama sarafan merujuk pada jenis pakaian yang dikenakannya.

Jadi, kalau selama ini kamu hanya mengenalnya sebagai baju khas Masha, sekarang kamu tahu bahwa pakaian tersebut memiliki nama sarafan. Pakaian ini bukan sekadar bagian dari penampilan karakter dalam Masha and the Bear, tetapi juga memiliki sejarah panjang sebagai bagian dari tradisi busana Rusia.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article