Pernah merasa aroma parfum cepat hilang padahal baru beberapa jam disemprotkan? Kalau iya, mungkin kamu pernah berpikir untuk menyemprotkannya langsung ke baju agar wanginya lebih tahan lama. Cara ini memang bisa membuat aroma parfum bertahan lebih lama, tetapi ada konsekuensinya dan bukan berarti menyemprot parfum ke pakaian selalu menjadi pilihan terbaik.
Sederhananya, perbedaan daya tahan parfum pada baju dan kulit dipengaruhi oleh cara molekul pewangi berinteraksi dengan permukaan tempat parfum disemprotkan. Kulit memiliki panas tubuh, minyak alami, keringat, serta kondisi pH yang dapat memengaruhi proses penguapan parfum. Sementara itu, serat kain cenderung lebih stabil sehingga molekul pewangi dapat bertahan lebih lama.
