Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Barang yang Tidak Boleh Disimpan di Lemari Kamar Tidur, Ada Banyak!
Ilustrasi barang-barang di lemari kamar tidur (pexels.com/Atlantic Ambience)
  • Artikel menjelaskan berbagai barang yang sebaiknya tidak disimpan di lemari kamar tidur agar tetap rapi, bersih, dan fungsional menurut para ahli penataan rumah.
  • Barang seperti sepatu, makanan, dokumen, pakaian kotor, hingga perlengkapan hewan peliharaan dapat menimbulkan bau, kotoran, atau hama jika disimpan di lemari kamar tidur.
  • Solusi yang disarankan meliputi memindahkan barang ke area khusus seperti pintu masuk, dapur, ruang cuci, atau lemari arsip agar penyimpanan lebih efisien dan higienis.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Lemari pakaian di kamar tidur pastinya sering kamu andalkan sebagai tempat penyimpanan terbesar. Namun, karena banyak terdapat area penyimpanan, lemari pakaian di kamar tidur dapat dengan mudah menjadi tempat menumpuk barang-barang yang mungkin tidak seharusnya ada di sana.

Untuk menjaga agar semuanya tetap fungsional dan rapi, kamu sebaiknya tidak menyimpan benda tertentu di dalamnya. Berikut barang yang tidak boleh disimpan di lemari kamar tidur, menurut para ahli!

1. Sepatu

Ilustrasi sepatu di lemari kamar tidur (pexels.com/Anastasia Shuraeva)

Menyimpan sepatu di lemari pakaian kamar tidur tampak seperti hal yang wajar. Tetapi, kebiasaan ini dapat menciptakan tumpukan sepatu yang berantakan di lemari dengan cepat, lho!

"Sepatu membawa kotoran dan kelembapan, yang akhirnya menempel di lantai lemari dan di sekitar pakaian. Seiring waktu, hal itu dapat membuat seluruh lemari terasa kotor," kata Olivia Parks, pemilik dan kepala penata di Professional Organizers Baton Rouge, dikutip dari laman Good Housekeeping.

Untuk solusi yang lebih rapi dan fungsional, cobalah menyimpan sepatu di dekat pintu masuk rumah atau di garasi. Dengan cara ini, kamu dapat dengan mudah memakai dan melepasnya tanpa membawa kotoran ke seluruh rumah. Selain itu, sepatu cenderung menyimpan bau, yang pastinya kamu tidak ingin pakaian tercampur dengan baunya!

2. Outerwear dan tas tangan

Ilustrasi menyimpan barang di lemari kamar tidur (pexels.com/khezez | خزاز)

Mantel, jaket, topi, sarung tangan, dan syal adalah barang-barang besar yang sering kamu ambil saat hendak keluar rumah. Karena itu, semuanya lebih cocok disimpan di dekat pintu masuk.

Menyimpan outerwear di dekat pintu membuatnya mudah diakses dan jadi cara untuk menghindari lemari yang terlalu penuh dengan pakaian tebal dan berat. Rak mantel, gantungan, atau lemari khusus di area pintu masuk adalah pilihan bagus untuk menjaga outerwear tetap rapi dan mudah dijangkau, jauh dari kamar tidur.

"Tas tangan, payung, dan mantel yang sering digunakan adalah beberapa barang yang sebaiknya dianggap siap pakai di depan pintu, bukan di lemari yang hanya akan membuat barang-barang berantakan," kata Jill Czarnik, pendiri perusahaan penataan rumah The Tribalist dalam laman Real Simple.

3. Makanan/camilan

Ilustrasi makanan di dalam lemari (pexels.com/Roman Biernacki)

Makanan yang disimpan di lemari kamar tidur dapat menarik hama, termasuk tikus dan serangga. Jika sudah begini, hewan ini akan senang bersarang di dalam pakaian hingga bisa merusak dan mengotori pakaianmu, lho!

Hama sangat menyukai serat alami seperti kasmir. Apabila kamu memang perlu menyimpan makanan di lemari, pilihlah makanan kaleng yang tidak akan menarik hama atau gunakan wadah plastik kedap udara.

Meskipun tampaknya lebih praktis untuk mengambil camilan tengah malam dari lemari daripada harus ke dapur, kerugiannya jauh lebih besar daripada keuntungannya. Makanan dan camilan juga dapat menghadirkan jamur dan bau yang tentu saja dapat menempel pada pakaian.

4. Dokumen

Ilustrasi dokumen di dalam lemari (pexels.com/Caleb Oquendo)

Lemari pakaian di kamar tidurmu juga sebaiknya tidak berfungsi sebagai lemari arsip. Jadi, jangan menyimpan tumpukan kertas dan dokumen di dalamnya.

"Banyak orang yang tampaknya takut bahwa suatu hari nanti mungkin memerlukan kwitansi, buku cek lama, hingga surat-surat lama. Agar praktis, dokumen disimpan di dalam lemari yang nyatanya dapat membuat ruang ini cepat berantakan," kata Jessica Varney, pendiri The Tidy Up Girl kepada The Spruce.

Namun, kemungkinan besar kamu tidak akan pernah perlu melihat dokumen-dokumen tersebut lagi. Daripada menyimpan kertas-kertas yang hanya akan membuatmu kewalahan saat menemukannya, lebih baik kamu mendaur ulang atau menyimpannya di lemari khusus arsip.

5. Pakaian kotor atau tidak terpakai

Ilustrasi pakaian tidak terpakai (pexels.com/cottonbro studio)

Menyimpan cucian kotor di dalam lemari pakaian di kamar tidur memang praktis agar mudah diakses saat ingin menyimpan pakaian. Akan tetapi, menyimpannya di dalam lemari dapat menyebabkan bau tidak sedap.

Untuk menghindari bau tidak sedap di lemari kamar tidur, pertimbangkan untuk membeli keranjang cucian dengan tutup untuk menyamarkan sebagian baunya, mencuci pakaian lebih sering, atau memindahkan keranjang cucian ke tempat yang lebih terbuka atau ruang cuci.

Sementara itu, hindari juga pakaian atau barang tidak terpakai alias yang "mungkin kamu pakai nanti" atau "ini sudah tidak muat lagi, tapi mungkin suatu hari nanti akan muat".

"Selain memakan tempat, pakaian-pakaian ini sering kali dapat menyebabkan penilaian diri dan stres yang tidak perlu. Ini adalah contoh klasik ketika pengurangan justru menjadi penambahan dalam hidup kita," kata Jill Czarnik.

6. Seprai atau handuk

Ilustrasi handuk di lemari kamar tidur (pexels.com/Pixabay)

Jika tidak perlu menyimpan seprai dan handuk di lemari pakaian kamar tidur utama, jangan lakukan itu. Sebagai gantinya, kamu bisa menyimpan seprai tambahan di tempat khusus, misalnya, linen closet. Apabila kamu sudah memiliki tempat khusus untuk menyimpan seprai tambahan, namun tetap meletakkannya di dalam lemari pakaian, mungkin sudah saatnya untuk meninjau kembali tempat penyimpanan di rumah.

Aturan praktis yang baik adalah menyimpan dua-tiga set seprei tambahan per tempat tidur dan dua-tiga handuk per orang. Handuk dan seprai bisa memakan banyak tempat, jadi sebaiknya hanya simpan apa yang kamu butuhkan agar lemari tetap rapi dan mudah diakses.

7. Perlengkapan kamar mandi, pembersih, atau produk kecantikan

Ilustrasi produk kecantikan (pexels.com/Ron Lach)

Menyimpan perlengkapan kamar mandi seperti produk pembersih di lemari kamar tidur, dapat membuat berantakan. Barang-barang ini sering kali rentan terhadap tumpahan dan kebocoran yang dapat merusak pakaian.

Produk kecantikan seperti sampo, losion, parfum, dan lainnya juga dapat meninggalkan kekacauan besar, misalnya tumpah atau pecah. Jika menyimpannya dalam lemari pakaian di kamar tidur, berpotensi merusak pakaian yang disimpan.

"Jika perlu menyimpan stok produk kamar mandi dalam lemari, gunakan wadah, misalnya yang terbuat dari plastik untuk mengantisipasi jika terjadi tumpahan," kata Jamie Hord, penata organisasi profesional dan pendiri Horderly, mengutip laman Real Simple.

Untuk menjaga agar semuanya tetap terorganisir dan fungsional, batasi pembelian hanya pada barang-barang yang mudah muat di tempat penyimpanan kamar mandi atau closet khusus. Dengan cara ini, kamu akan menghindari tumpahan yang tidak disengaja di lemari dan lebih mudah dijangkau.

8. Perlengkapan hewan peliharaan

Ilustrasi makanan hewan peliharaan (pexels.com/Jessica Lewis 🦋 thepaintedsquare)

Menyimpan perlengkapan hewan peliharaan seperti makanan, kotak pasir, atau mainan di lemari kamar tidur bisa tidak higienis. Ada kemungkinan besar barang-barang ini akan berbau, mengandung alergen, dan bulu yang dapat menempel di pakaian.

Lemari tidak memiliki banyak aliran udara sehingga bau dari kotak pasir cenderung terperangkap dan bertahan lama. Meskipun sering dibersihkan, bau tersebut dapat mulai memengaruhi pakaian seiring waktu.

Barang-barang ini juga bisa tumpah dan membuat berantakan. Sebaiknya, buat area khusus hewan peliharaan di luar kamar tidur untuk menyimpan barang-barang tersebut.

Itulah berbagai barang yang tidak boleh disimpan di lemari kamar tidur demi menghindari pakaian terkontaminasi dan menjaga agar tetap rapi. Semoga informasinya bermanfaat!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article