Ada masa ketika bertemu teman hampir setiap hari terasa menyenangkan. Bisa makan siang bersama, mengobrol setelah pulang kerja, atau sekadar mampir ke rumah teman tanpa perlu membuat janji jauh-jauh hari. Namun, seiring bertambahnya usia dan kesibukan, kebiasaan seperti itu perlahan mulai berubah. Bertemu teman yang dulu terasa biasa saja, sekarang justru menjadi sesuatu yang perlu direncanakan.
Menariknya, pertemuan yang jarang terjadi terkadang terasa jauh lebih berkesan. Kita bisa menghabiskan waktu berjam-jam hanya untuk bertukar cerita, tertawa karena hal-hal receh, sampai membicarakan masalah yang selama ini dipendam sendirian. Setelah pulang, ada perasaan lega dan bahagia yang sulit dijelaskan. Kenapa bertemu teman sesekali bisa terasa lebih bermakna dibandingkan bertemu setiap hari?
