Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Kenapa 5 Tipe MBTI Ini Justru Canggung Saat Dipuji?

3 min read
Kenapa 5 Tipe MBTI Ini Justru Canggung Saat Dipuji?
ilustrasi orang dipuji (pexels.com/Werner Pfennig)
  • Lima tipe MBTI yang dibahas—INFP, INTP, INTJ, ISFJ, dan INFJ—kerap canggung menerima pujian karena alasan berbeda, mulai dari standar diri tinggi hingga tidak nyaman menjadi sorotan.
  • INFP cenderung mengalihkan topik, INTP menganalisis atau menjelaskan keberhasilan, sedangkan INTJ merespons singkat lalu kembali fokus pada aktivitasnya.
  • ISFJ sering membagikan kredit kepada orang lain, sementara INFJ merasa cemas terhadap ekspektasi masa depan; meski tampak kikuk, keduanya tetap menghargai pujian.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Gak semua orang pandai bereaksi saat menerima pujian dari orang lain. Ada sebagian yang justru bingung harus merespons pujian itu seperti apa. Biasanya kebingungan ini terjadi karena seseorang takut dianggap angkuh jika terlalu menerima pujian atau karena memang jarang dipuji oleh orang lain.

Hal itulah yang kerap dirasakan oleh beberapa tipe MBTI ini. Mereka merasa canggung kalau dipuji, baik itu sama rekan atau bahkan keluarga sendiri. Ada reaksi-reaksi khas mereka yang menunjukkan betapa canggungnya saat dipuji orang lain. Yuk, simak pembahasan lengkapnya berikut ini.

  1. 1. INFP

    ilustrasi orang dipuji
    ilustrasi orang dipuji (pexels.com/Kampus Production)

    INFP cenderung memiliki standar idealisme yang sangat tinggi terhadap diri sendiri. Makanya mereka kerap mengalami imposter syndrome. Ketika dipuji, mereka akan langsung merasa gak layak atau berpikir bahwa orang tersebut hanya sedang berusaha bersikap baik, bukan tulus.

    Namun, INFP merasa tetap harus bereaksi positif terhadap pujian dari orang lain. Jadilah mereka bereaksi dengan cukup unik. Mereka cenderung tersenyum canggung, menunduk, dan langsung mengalihkan pembicaraan ke topik lain. Bagi mereka lebih baik mengganti topik daripada harus membahas pujian tentang dirinya lebih lanjut.

  2. 2. INTP

    ilustrasi orang dipuji
    ilustrasi orang dipuji (pexels.com/Ketut Subiyanto)

    Sebagai tipe kepribadian yang sangat logis, INTP melihat pujian sebagai sesuatu yang abstrak dan subjektif. Mereka bingung bagaimana harus merespons emosi orang lain dan sering kali menganalisis motif di balik pujian tersebut secara berlebihan.

    INTP cenderung suka memberikan penjelasan alasan mengapa bisa keberhasilan itu terjadi, alih-alih menerima langsung pujian tersebut. Atau bahkan jika INTP gak tahu harus menjelaskan apa, mereka hanya membalas dengan keheningan yang kaku.

  3. 3. INTJ

    ilustrasi orang dipuji
    ilustrasi orang dipuji (pexels.com/Yan Krukau)

    INTJ adalah pribadi yang sangat mandiri dan biasanya sudah tahu persis kualitas pekerjaan mereka. Pujian dari luar sering kali dianggap gak perlu atau bahkan terasa seperti basa-basi kosong, kecuali jika pujian itu datang dari orang yang benar-benar mereka hormati keahliannya.

    Makanya saat ada orang yang memuji INTJ mereka cenderung canggung dalam meresponsnya. INTJ kerap hanya mengangguk datar sambil mengucapkan "terima kasih" yang sangat singkat. Setelah itu, mereka kembali fokus pada apa yang sedang mereka lakukan.

  4. 4. ISFJ

    ilustrasi orang dipuji
    ilustrasi orang dipuji (pexels.com/Ahmed)

    ISFJ adalah tipe penolong yang sangat rendah hati. Mereka melakukan sesuatu karena tulus peduli atau menganggapnya sebagai kewajiban, bukan untuk cari perhatian. Ketika sorotan tertuju pada mereka, ISFJ akan merasa kurang nyaman menjadi pusat perhatian.

    Ketidaknyamanannya menjadi pusat perhatian inilah yang membuat ISFJ canggung saat menerima pujian. Biasanya mereka justru langsung membagi pujian tersebut kepada orang lain, seperti "Ah, ini karena bantuan si X juga kok" sebagai usaha untuk mengecilkan usaha mereka sendiri.

  5. 5. INFJ

    ilustrasi orang dipuji
    ilustrasi orang dipuji (pexels.com/Werner Pfennig)

    INFJ terlalu sering menganalisis makna mendalam dari setiap interaksi. Saat dipuji, mereka langsung berpikir jauh ke masa depan. INFJ justru bertanya pada dirinya, apakah mereka bisa mempertahankan ekspektasi orang tersebut di masa depan.

    Pemikiran itulah yang akhirnya malah memicu rasa cemas dalam diri INFJ. Maka jangan heran kalau memuji INFJ, mereka menampilkan senyum ramah, tapi terlihat tegang di waktu yang sama. Jika di situasi formal pun, INFJ berusaha menerima pujian dengan ucapan terima kasih sebagai wujud penghormatan.

    Reaksi lima tipe MBTI di atas mungkin terkesan kurang menghargai. Namun, mereka sebenarnya sangat berterima kasih atas pujian dari orang lain di dalam hatinya. Jadi, kamu jangan salah paham, ya!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Di Balik Produksi Operasi Pesta Copet

Related Articles

See More