ilustrasi Bilal salat Idul Fitri (Unsplash/ Majid arrahman)
Bacaan bilal salat Idul Fitri biasanya dilafalkan di saat-saat tertentu, yaitu sebelum salat Idul Fitri dan selama khotbah disampaikan oleh imam. Adapun bacaan yang dibacakan bilal sebagai berikut.
1. Bacaan bilal sebelum salat Idul Fitri
اللهُ أَكْبَرُ (٢٦) لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرُ وَلِلَّهِ الْحَمْدُ. صَلُّوْا سُنَّةً لِعِبْدِ الْفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ جَامِعَةَ رَحِمَكُمُ, اللَّهُالصَّلَاةَ جَامِعَةً.
Allahu akbar (6 kali). La ilaha illallahu wallahu akbar. Allahu akbar wa lillähil hamdu. Shallú sunnatal li'idil fithri rak'ataini jamiata rahimakumullahu, Ashshalaata Jami’ah
Artinya: “Allah maha besar (6x). Tiada tuhan selain Allah dan Allah Maha Besar. Allah Maha Besar dan segala puji milik Allah. Salatlah sunnah Idul Fitri dua rakaat dengan berjamaah, semoga Allah memberi rahmat kepada kalian, marilah shalat Idul Fitri berjamaah.
2. Bacaan bilal sebelum khotbah
مَعَاشِرَ الْمُسْلِمِينَ وَزُمْرَةَ الْمُؤْمِنِينَ رَحِمَكُمُ اللَّهُ، إِعْلَمُوْا أَنَّ يَوْمَكُمْ هُذَا يَوْمُ عِيْدِ الْفِطْرِ وَيَوْمُ السُّرُورِ وَيَوْمُ الْمَغْفُوْرِ أَحَلَّ اللَّهُ لَكُمْ فِيْهِ الطَّعَامَ وَحَرَّمَ عَلَيْكُمْ فِيْهِ الصِّيَامَ إِذَا صَعِدَ الْخَطِيبُ عَلَى الْمِنْبَرَ أَنْصِتُوا أَتَابَكُمُ اللَّهُ وَاسْمَعُوْا أَجَارَكُمُ اللَّهُ وَأَطِيعُوْا رَحِمَكُمُ اللَّهُ.
Ma'asyiral muslimin wa zumratal mu'minin rahimakumullahu, Flamů anna yaumakum hádzá yaumu 'idil fithri wa yaumus surûri wa yaumul maghfüri ahallallahu lakum fihith tha'ama wa harrama 'alaikum fihish shiyamu idzā sha'idal khathibu 'alal mimbari anshitú atsābakumullahu wasma'ù ajárakumullahu wa athiú rahimakumullahu.
Artinya: “Kaum muslimin dan muslimat! Semoga kalian semua dirahmati Allah! Ketahuilah. bahwa hari ini adalah hari Idul Fitri, hari kebahagiaan, hari pengampunan, dan hari dihalalkan untuk makan dan diharamkan berpuasa. Jika nanti khatib sudah naik ke mimbar, jangan ngobrol, simak baik-baik, patuhilah. Semoga Allah memberi pahala, balasan dan rahmat kepada kalian semua.”
3. Bacaan bilal saat menyerahkan tongkat ke khatib
اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلىٰ مُحَمَّدٍ، اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلىٰ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلىٰ سَيِّدِنَا وَمَوْلَانَا مُحَمَّدٍ،وَاْلحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ اْلعَالَمِيْنَ. اَللّٰهُمَّ قَوِّاْلاِسْلاَمَ مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ اَلْاَحْيَآءِ مِنْهُمْ وَاْلاَمْوَاتِ، وَيَسِّرْهُمْ عَلىٰ اِقَامَةِ الدِّيْنِ. رَبِّ اخْتِمْ لَنَامِنْكَ بِالْخَيْرِ وَيَاخَيْرَالنَّاصِرِيْنَ بِرَحْمَتِكَ يَااَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ.
Allahumma shalli 'alå sayyidina Muhammad, Allahumma shalli 'alå sayyidină Muhammad, Allahumma shalli wa sallim 'ala sayyidinâ wa maulana Muhammad wa 'ală ali sayyidina Muhammad. Allahumma qawwil islam, minal muslimina wal muslimat wal mu'minina wal mu'minnåt al-ahya'i minhum wal amwati wanshurhum 'ala maanidid dini rabbikhtim laná minka bil-khairi wa ya khairan nåshirin, birahmatika yå arhamar rahimin.
Artinya: "Ya Allah, berilah rahmat kepada kepada junjungan kami Nabi Muhammad, Ya Allah berilah rahmat kepada junjungan kami Nabi Muhammad, Ya Allah berilah rahmat dan keselamatan kepada junjungan dan tuan kami Nabi Muhammad serta keluarga junjungan kami, Nabi Muhammad. Ya Allah, kuatkanlah keislaman dan keimanan kaum muslimin (pria) dan muslimat (wanita), kaum mukmin (pria) dan mukminat (wanita), yang masih hidup dari mereka semua dan juga yang sudah meninggal, dan bantulah mereka untuk mengokohkan agama. Tuhanku, akhirilah (hidup) kami dari-Mu dengan kebaikan, wahai Tuhan sebaik-baik penolong, dengan rahmat-Mu wahai Tuhan yang Maha Penyayang dari semua penyayang"
4. Bacaan bilal saat khatib naik ke mimbar
اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ , لَا إلٰهَ إلَّا اللهُ وَ اللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ وَلِلّٰهِ الْحَمْدُ
Allahu akbar Allahu akbar Allahu akbar, Laaila ha illallohu wallohu akbar Allahu akbar walillahilhamdu
Artinya: "Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar. Tiada Tuhan selain Allah. Allah Maha Besar, Allah Maha Besar dan segala puji bagi Allah."
5. Bacaan bilal saat khatib selesai khutbah
اَللّٰـهُمَّ صَلِّ عَلىٰ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلىٰ اٰلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ
Allohumma sholli ‘ala sayyidina muhammadin wa ‘ala aali sayyidinaa Muhammad.
Artinya: “Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada Nabi Muhammad dan kepada keluarga Nabi Muhammad.”
Itulah penjelasan mengenai bilal salat Idul Fitri beserta pengertian, tugas, dan bacaannya. Secara keseluruhan, bilal salat Idul Fitri memiliki peran penting untuk membantu kelancaran pelaksanaan ibadah. Dengan memahami pengertian, tugas, dan bacaannya, kamu jadi paham fungsinya dan dapat menjalankan perannya jika ditunjuk sebagai bilal.