Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Promo Kemerdekaan: 5 Cara Belanja Hemat dengan Voucher Agustusan

Promo Kemerdekaan: 5 Cara Belanja Hemat dengan Voucher Agustusan
ilustrasi barang promo (pexels.com/ Max Fischer)
  • Manfaatkan voucher Agustusan hanya untuk kebutuhan yang sudah direncanakan, bukan mencari barang demi mengejar diskon.
  • Bandingkan harga akhir setelah voucher, ongkir, dan biaya lain; kombinasikan promo bila aturan memungkinkan serta cek ketentuan cashback.
  • Hindari bundling yang tidak diperlukan dengan menghitung tiap produk, lalu tetapkan anggaran dan daftar prioritas sebelum membuka aplikasi belanja.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Selain suasana yang meriah, bulan Agustus identik dengan berbagai toko dan platform belanja yang ikut menawarkan promo bertema kemerdekaan. Mulai dari voucher diskon, gratis ongkir, cashback, potongan harga khusus, sampai promo serba Rp17 ribuan. Tentu saja semuanya terlihat menarik untuk dimanfaatkan.

Masalahnya, promo seperti ini juga bisa menjadi jebakan kalau kamu mulai membeli barang yang sebenarnya tidak ada dalam rencana. Voucher diskon Agustusan memang bisa membantu menghemat pengeluaran, tapi diskon tidak otomatis membuat belanja menjadi lebih murah. Nah dengan lima cara berikut kamu bisa menikmati promo kemerdekaan tanpa bikin belanjaan menggelembung!

  1. 1. Gunakan voucher untuk barang yang ingin dibeli

    Berbelanja
    ilustrasi belanja (pexels.com/Angela Roma)

    Kesalahan saat melihat voucher diskon adalah mencari barang yang cocok dengan voucher, bukan mencari voucher untuk barang yang memang dibutuhkan. Begitu melihat tulisan "diskon 50 persen", kamu langsung merasa harus membelinya. Padahal, cara yang lebih hemat justru sebaliknya.

    Tentukan terlebih dahulu barang apa yang memang perlu kamu beli. Setelah itu, baru cari voucher Agustusan yang bisa digunakan untuk transaksi tersebut. Misalnya, kamu berencana membeli perlengkapan rumah, skincare, atau kebutuhan sehari-hari. Kalau barang tersebut sedang mendapatkan promo, voucher yang kamu gunakan benar-benar bisa bikin hemat.

  2. 2. Hitung harga akhirnya, bukan besarnya diskon

    Menghitung uang
    ilustrasi menghitung uang (unsplash.com/belart84)

    Angka diskon yang besar memang bikin mata tertarik. Diskon 70 persen terdengar sangat menguntungkan daripada diskon 20 persen. Namun, jangan lupa melihat harga akhirnya. Sebuah produk seharga Rp500 ribu dengan diskon 50 persen memang menjadi Rp250 ribu. Namun, kalau sebenarnya ada produk serupa seharga Rp200 ribu tanpa promo, membeli barang yang didiskon belum tentu lebih hemat.

    Karena itu, biasakan membandingkan harga sebelum dan sesudah voucher. Perhatikan juga apakah ada biaya tambahan seperti ongkos kirim, biaya layanan, atau biaya pembayaran tertentu. Jadi, jangan hanya terpaku pada tulisan "hemat sekian rupiah". Fokuslah pada nominal uang yang benar-benar keluar dari rekening atau dompetmu.

  3. 3. Gabungkan voucher dengan promo lain

    Online shopping
    ilustrasi online shopping (pexels.com/Negative Space)

    Kalau aturan platform memungkinkan, kamu bisa mencoba mengombinasikan voucher Agustusan dengan promo lain. Misalnya, toko memberikan potongan harga untuk produk tertentu dan platform juga menyediakan voucher gratis ongkir. Jika keduanya bisa digunakan dalam satu transaksi, kamu bisa mendapatkan manfaat sekaligus.

    Begitu juga dengan cashback. Jangan langsung menganggap cashback sebagai uang yang benar-benar mengurangi pengeluaran saat itu juga. Periksa apakah cashback bisa digunakan untuk transaksi berikutnya, memiliki masa berlaku, atau memiliki batas penggunaan atau tidak. Kalau memang barang yang kamu butuhkan gak mendesak, menunggu waktu promo terbaik bisa menjadi strategi yang lebih masuk akal, lho!

  4. 4. Jangan terjebak promo bundling

    Struk belanja
    ilustrasi struk belanja (pexels.com/Karola G)

    Promo bundling sering terlihat menarik karena menawarkan beberapa barang dengan harga khusus. Misalnya, beli dua produk lebih murah daripada membeli satu, atau mendapatkan bonus produk tertentu jika mencapai nominal belanja tertentu. Masalahnya, harga lebih murah bukan berarti kamu butuhk semuanya.

    Sebelum mengambil promo bundling, hitung harga masing-masing barang dan tanyakan apakah semua produk dalam paket tersebut memang akan digunakan. Kalau hanya satu barang yang kamu butuhkan sementara sisanya kemungkinan gak terpakai, promo tersebut justru bikin boros. Promo ini paling menguntungkan ketika barang yang kamu beli memang akan digunakan, bukan karena produknya lebih banyak.

  5. 5. Tetapkan batas belanja sebelum membuka aplikasi

    Menghitung uang
    ilustrasi memegang uang (pexels.com/karolina-grabowska)

    Salah satu cara paling efektif agar belanjaan gak menggelembung adalah menentukan batas pengeluaran sejak awal. Misalnya, kamu menetapkan anggaran Rp300 ribu khusus untuk belanja kebutuhan selama promo Agustusan. Setelah batas tersebut ditentukan, usahakan tidak menambahnya hanya karena menemukan voucher baru.

    Buat juga daftar barang yang memang ingin dibeli. Kamu bisa bagi menjadi tiga kategori, yakni barang wajib dibeli, boleh dibeli jika ada sisa anggaran, dan tidak perlu dibeli. Cara mudah ini bakal membuatmu lebih sulit terdistraksi oleh promo yang bermunculan selama browsing. Kebiasaan ini juga membantu membedakan antara kebutuhan dan keinginan sesaat.

    Promo terbaik bukanlah voucher dengan potongan paling besar, melainkan promo yang benar-benar membuat barang yang kamu butuhkan jadi lebih murah. Jangan sampai semangat merayakan kemerdekaan justru berubah menjadi tagihan belanja yang menumpuk, ya!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More