Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Birthday Blues di Tengah Pesta Mewah, Kok Bisa Terjadi?

3 min read
Birthday Blues di Tengah Pesta Mewah, Kok Bisa Terjadi?
Ilustrasi ulang tahun (freepik.com/freepik)
  • Birthday blues dapat muncul meski seseorang dirayakan secara meriah, karena tekanan untuk merasa bahagia dan ekspektasi dari pesta sempurna di media sosial.
  • Ulang tahun sering menjadi momen mengevaluasi usia, karier, hubungan, keuangan, dan target pribadi; hal yang belum tercapai dapat memicu perasaan kompleks.
  • Keramaian, hadiah, dan pesta besar tidak selalu menghadirkan koneksi emosional; seseorang tetap bisa merasa sepi atau kosong di tengah perhatian banyak orang.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Ketika melihat banyak influencer bahkan teman sendiri merayakan ulang tahun dengan pesta meriah, dekorasi cantik, makan malam mewah, sampai dikelilingi banyak orang, rasanya ulang tahun memang identik dengan kebahagiaan. Namun di balik perayaan yang terlihat sempurna, ada juga orang yang justru mengaku merasa sedih, kosong, atau mengalami birthday blues.

Padahal, mereka dirayakan dan mendapat banyak perhatian dari orang terdekat. Lantas, kenapa perasaan tersebut tetap bisa muncul di hari yang seharusnya membahagiakan?

  1. 1. Ekspektasi ulang tahun terlalu tinggi

    Ilustrasi ulang tahun
    Ilustrasi ulang tahun (freepik.com/wayhomestudio)

    Semakin sering melihat pesta ulang tahun yang terlihat sempurna di media sosial, tanpa sadar kita bisa punya gambaran sendiri tentang seperti apa ulang tahun yang “seharusnya”. Ketika kenyataan ternyata gak memberikan perasaan bahagia sebesar yang dibayangkan, muncul jarak antara ekspektasi dan apa yang benar-benar dirasakan.

    Menurut Priscilla Shin, principal psychotherapist di Range Counselling Services, tekanan untuk merasa bahagia justru bisa membuat seseorang merasa semakin buruk. “Terkadang, tekanan untuk merasa bahagia atau membuat hari ulang tahun terasa istimewa justru bisa membuat kita merasa lebih buruk,” dikutip dari CNA.

    Apalagi ketika media sosial terus memperlihatkan pesta yang serba meriah dan sempurna, ulang tahun akhirnya bisa terasa seperti momen yang harus “berhasil”. Bukan lagi sekadar menikmati hari, tetapi sibuk memastikan semuanya terlihat bahagia, padahal perasaan asli di baliknya belum tentu sama.

  2. 2. Ulang tahun jadi momen mengukur hidup

    Ilustrasi ulang tahun
    Ilustrasi ulang tahun (freepik.com/freepik)

    Ulang tahun juga bisa menjadi momen ketika seseorang diam-diam mengecek kembali hidupnya. Usia bertambah, tetapi mungkin masih ada target soal karier, hubungan, keuangan, atau kehidupan pribadi yang belum tercapai sehingga hari yang seharusnya menyenangkan malah terasa penuh tekanan.

    Menurut Radhika Haralalka, konselor dari The Other Clinic, bertambah usia dapat memunculkan perasaan yang kompleks, terutama ketika seseorang merasa belum berada di titik kehidupan yang diharapkan. “Bertambah usia bisa memunculkan perasaan yang rumit, baik karena menghadapi proses penuaan maupun karena belum mencapai apa yang kita harapkan dalam hidup,” dikutip dari CNA.

    Perasaan ini juga gak selalu berarti seseorang gak puas dengan hidupnya. Kadang, ulang tahun hanya membuat hal-hal yang selama ini disimpan di kepala terasa lebih nyata, apalagi ketika melihat orang lain seolah sudah lebih dulu mencapai berbagai pencapaian.

  3. 3. Ramai diluar, tapi belum tentu penuh di dalam

    Ilustrasi ulang tahun
    Ilustrasi ulang tahun (freepik.com/freepik)

    Punya banyak tamu, hadiah, atau pesta besar juga gak otomatis membuat seseorang merasa terhubung secara emosional. Ulang tahun memang identik dengan berkumpul bersama orang terdekat, tetapi ketika koneksi yang dirasakan gak sesuai dengan yang dibutuhkan, keramaian pun belum tentu mengusir rasa sepi.

    Karena itu, birthday blues bukan berarti seseorang gak bersyukur atas pesta atau perhatian yang diterima. Bisa saja semua orang datang, hadiah menumpuk, dan foto-foto terlihat bahagia, tetapi perasaan di balik kamera tetap punya cerita sendiri. Ulang tahun juga gak harus menjadi hari paling bahagia dalam setahun. Kalau perasaan sedang campur aduk, gak apa-apa memberi ruang untuk merasakannya tanpa memaksa diri terlihat baik-baik saja!

    Jadi, di tengah pesta yang mewah sekalipun yang paling penting bukan seberapa sempurna perayaannya, tetapi apakah kita benar-benar merasa nyaman menjalaninya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More