Novel "Berdamai dengan Kehilangan" (cover buku via Gramedia)
Buku "Berdamai dengan Kehilangan" mengangkat tema tentang naik turunnya kehidupan yang tidak bisa dihindari. Dalam hidup, ada momen bahagia ketika mendapatkan sesuatu, tetapi juga ada masa sulit saat harus kehilangan. Buku ini mengingatkan bahwa kedua hal tersebut adalah bagian dari perjalanan hidup.
Melalui isi bukunya, pembaca diajak untuk memahami bahwa melanjutkan hidup setelah kehilangan memang tidak mudah. Namun, hidup tetap memiliki nilai yang harus diperjuangkan. Buku ini hadir sebagai teman yang menemani proses tersebut, memberikan penguatan agar pembaca tidak merasa sendirian.
Selain itu, buku ini juga membantu pembaca belajar untuk ikhlas dan menemukan kembali kebahagiaan. Meski luka tidak hilang sepenuhnya, selalu ada cara untuk hidup berdampingan dengan rasa tersebut dan tetap melangkah ke depan.
Pada akhirnya, buku-buku dengan tema seperti “Ayah, Ini Arahnya ke Mana ya?” bukan sekadar bacaan, tetapi juga ruang untuk memahami diri sendiri. Dari cerita-cerita sederhana, kita diajak melihat kembali luka, kenangan, dan perjalanan hidup yang mungkin selama ini dihindari.