Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Kalau Lagi Capek sama Hidup, Coba Baca 5 Buku Ini

Kalau Lagi Capek sama Hidup, Coba Baca 5 Buku Ini
ilustrasi perempuan tersenyum saat membaca buku (pexels.com/Andrea Piacquadio)
Intinya Sih
  • Artikel ini merekomendasikan lima buku yang bisa membantu pembaca menenangkan diri dan menemukan kembali semangat hidup saat merasa lelah atau kehilangan arah.
  • Setiap buku menawarkan tema berbeda, mulai dari penyembuhan patah hati, refleksi kehilangan, pencarian makna hidup, hingga pemberdayaan diri terutama bagi para ibu.
  • Karya-karya dari Boy Candra, Kai Elian, Pidi Baiq, Puty Puar, dan Brian Khrisna dihadirkan sebagai teman bacaan yang menghibur sekaligus memberi perspektif baru tentang kehidupan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Ada kalanya hidup terasa begitu berat, seolah semua hal datang bersamaan dan membuat pikiran penuh. Di momen seperti ini, mengambil jeda sejenak bisa jadi cara terbaik untuk menenangkan diri, salah satunya lewat membaca buku.

Buku bukan hanya sekadar hiburan, tetapi juga bisa menjadi teman yang memahami, memberi perspektif baru, bahkan menguatkan hati. Kalau kamu sedang merasa lelah dengan hidup, mungkin ini saatnya menyelami beberapa buku yang mampu menenangkan pikiran dan mengisi ulang energi batinmu. Yuk, simak rekomendasinya di sini!

1. Senja, Hujan, & Cerita yang Telah Usai dari Boy Candra

Senja, Hujan & Cerita yang Telah Usai dari Boy Candra
Senja, Hujan & Cerita yang Telah Usai dari Boy Candra (gramedia.com)

Patah hati memang tak pernah terasa menyenangkan. Entah karena cinta ditolak, dikhianati, atau harus merelakan seseorang, rasanya tetap perih dan membingungkan. Hampir semua orang pernah mengalaminya, bahkan sampai kehilangan semangat dan arah. Saat hati terasa penuh dan sulit diluapkan, kamu butuh cara untuk menenangkannya.

Salah satunya dengan membaca buku Senja, Hujan, & Cerita yang Telah Usai karya Boy Candra. Meski terkesan sendu, buku ini bisa membantu kamu bangkit dan berani membuka hati kembali. Di dalam buku ini, Boy Candra merangkai berbagai kisah cinta yang gak selalu berjalan mulus. Tiap lembar dipenuhi dengan potongan perasaan dari masa lalu yang tersebar meliputi kehilangan, pengkhianatan, hingga perasaan yang gak sempat tersampaikan.

2. Halte Alam Baka karya Kai Elian

buku Halte Alam Baka
buku Halte Alam Baka (gpu.id/book)

Untuk kamu yang kehilangan sosok penting dalam hidup, buku ini hadir membawamu untuk menembus perjalanan batas waktu, menyelami hal-hal nyata yang sulit dijelaskan oleh logika. Dalam buku karya Kai Elian ini, kamu akan dibawa masuk ke dalam cerita untuk mencari tentang siapa sosok nenek yang selalu meninggalkan barang rajutan di halte.

Bukan sekadar hasil rajutan biasa, setiap barang yang ditinggalkan sang nenek selalu punya simbol keterikatan antara dunia saat ini dan dunia yang sudah tiada. Buku ini mengajak para pembaca untuk melakukan refleksi pribadi dan membahas soal kekhawatiran serta rasa cemas.

3. Hidup Ini Terlalu Banyak Kamu karya Pidi Baiq

Hidup Ini Terlalu Banyak Kamu
Hidup Ini Terlalu Banyak Kamu (gramedia.com)

Buku "Hidup Ini Terlalu Banyak Kamu" karya Pidi Baiq merupakan sebuah kumpulan kutipan, ucapan, dan lirik lagu yang merangkum berbagai refleksi tentang romansa dan perasaan manusia. Di sini, kamu akan diajak untuk merenungi pengalaman cinta, mulai dari kebebasan mengekspresikan perasaan hingga keberanian untuk mengaktualisasikan perasaan.

Saat kamu merasa lelah dengan kehidupan dan rutinitas harian, buku ini hadir membawamu sejenak beristirahat dan merefleksikan pikiran. Di dalamnya, kamu akan bertemu dengan kumpulan kata yang ringan dan puitis serta penuh humor yang menghibur.

4. Empowered ME (Mother Empowers): Ibu Berdaya Dimulai dari Diri Sendiri karya Puty Puar

Empowered ME (Mother Empowers): Ibu Berdaya Dimulai dari Diri Sendiri
Empowered ME (Mother Empowers): Ibu Berdaya Dimulai dari Diri Sendiri (gramedia.com/)

Selanjutnya ada buku "Empowered ME (Mother Empowers): Ibu Berdaya Dimulai dari Diri Sendiri" karya Puty Puar. Dalam buku ini kamu akan di bawa masuk dan memahami bahwa menjadi ibu berdaya gak selalu tentang materi atau menghasilkan uang, tetapi juga tentang kemampuan mengambil keputusan atas hidup sendiri dan menjalankannya dengan yakin.

Saat membaca buku ini, kamu akan di bawa masuk untuk lebih memahami diri sendiri, mulai dari kelebihan dan kekurangan pribadi sebelum membandingkannya dengan orang lain. Selain itu, kamu juga bakal memahami bahwa menjadi produktif itu berarti menghasilkan manfaat, termasuk dalam hal-hal yang hasilnya gak langsung terlihat.

5. Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati

Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati
Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati (gramedia.com)

Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati adalah sebuah novel fiksi populer karya Brian Khrisna. Buku ini mengangkat isu soal kesehatan mental dan pencarian makna hidup dengan gaya penulisan yang sederhana tetapi realistis serta emosional.

Novel ini menceritakan Ale, pria 37 tahun yang merasa hidupnya gagal dan kesepian. Ia bahkan sempat ingin mengakhiri hidupnya dengan overdosis obat. Namun sebelum melakukannya, ia teringat mie ayam favoritnya dan memutuskan untuk memakannya untuk terakhir kali. Keputusan sederhana itu justru mengubah segalanya. Dalam tiga minggu berikutnya, Ale bertemu orang-orang baru yang perlahan membuatnya melihat kembali harapan dan alasan untuk tetap hidup.

Itu dia beberapa rekomendasi buku yang cocok untuk kamu baca saat merasa lelah dengan hidup dan aktivitas harian. Semoga bermanfaat!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Muhammad Tarmizi Murdianto
EditorMuhammad Tarmizi Murdianto
Follow Us