“Semua dibuat berdasarkan koreografi yang mengikuti gaya lagu dan gerakan yang ingin ia tonjolkan di setiap momen,” jelas Nicolas Bru, stylist Shakira, dikutip dari Harper’s Bazaar.
Kenapa Gaya Shakira Tetap Ikonik di Era Fashion Sekarang?

- Shakira mempertahankan identitas kuat lewat rambut curly blonde dan gaya natural yang konsisten, mencerminkan keaslian serta relevan dengan tren apresiasi terhadap tekstur rambut alami.
- Fashion Shakira selalu mendukung performa energik di panggung, memadukan kenyamanan dan kekuatan gerak sehingga tampilannya terasa hidup, natural, dan berkarakter.
- Gaya Shakira menonjolkan identitas Latin berpadu sentuhan modern, menghadirkan nostalgia era awal kariernya namun tetap segar dan autentik lintas generasi.
Nama Shakira bukan cuma identik dengan lagu-lagu hits dan dance moves ikonik, tetapi juga gaya fashion yang selalu berhasil mencuri perhatian. Di tengah tren fashion yang terus berubah super cepat, penampilan Shakira justru terasa makin relevan dan punya karakter kuat. Ia gak pernah terlihat seperti mengikuti tren semata, melainkan membangun identitas fashion yang benar-benar khas sejak awal kariernya.
Mulai dari rambut curly blonde yang jadi signature, outfit bernuansa Latin yang sensual, hingga penampilan panggung yang penuh energi, semuanya terasa sangat “Shakira”. Bahkan setelah lebih dari tiga dekade berkarier, gaya sang diva masih sering jadi inspirasi fashion konser hingga pop culture modern. Nah, inilah beberapa alasan kenapa style Shakira tetap ikonik di era fashion sekarang.
1. Rambut curly blonde-nya punya identitas yang kuat

Di saat banyak selebritas terus berganti gaya rambut mengikuti tren, Shakira justru mempertahankan rambut curly blonde yang sudah menjadi identitas visualnya selama bertahun-tahun. Rambut tersebut gak hanya membuat penampilannya mudah dikenali, tetapi juga memberi kesan bebas, sensual, dan penuh energi. Hal itu membuat visual Shakira terasa konsisten sekaligus autentik di mata penggemar.
Menariknya, Shakira juga cukup terbuka soal hubungan love-hate dengan rambutnya sendiri. Ia pernah beberapa kali bereksperimen dengan rambut hitam lurus hingga merah menyala, tetapi akhirnya kembali pada tekstur curly alami yang kini menjadi signature look-nya. Di era ketika banyak orang mulai lebih menghargai tekstur rambut natural, penampilan Shakira justru terasa makin relevan.
2. Penampilannya selalu terasa energik, bukan cuma stylish

Salah satu hal yang bikin fashion Shakira berbeda adalah outfit-nya selalu mendukung performa, bukan sekadar terlihat memesona di kamera. Ia dikenal memakai pakaian yang nyaman untuk bergerak, menari, dan menampilkan koreografi intens di atas panggung. Karena itu, penampilannya selalu terasa hidup dan penuh energi.
Gaya seperti ini membuat fashion Shakira gak pernah terasa “kaku” atau terlalu dibuat-buat. Bahkan saat mengenakan couture dress atau outfit glamor, ia tetap terlihat powerful karena cara membawanya sangat natural. Kombinasi antara movement dan fashion inilah yang membuat penampilan Shakira selalu memorable.
3. Fashion-nya selalu membawa identitas Latin yang kuat

Shakira termasuk artis yang gak pernah meninggalkan akar budayanya dalam berpenampilan. Banyak outfit panggungnya terinspirasi dari budaya Latin, belly dancing, hingga nuansa bohemian yang sensual dan artistik. Elemen tersebut membuat style Shakira terasa berbeda dibanding banyak pop star Barat lainnya.
Identitas Latin itu juga terlihat dari pilihan warna berani, detail aksesori, hingga siluet outfit yang menonjolkan gerakan tubuh. Di saat industri fashion global makin menghargai keberagaman budaya, gaya Shakira justru terasa semakin kuat dan autentik. Ia membuktikan, bahwa mempertahankan identitas budaya bisa menjadi kekuatan fashion tersendiri.
“Kami menggunakan banyak warna berani karena terasa sangat kuat dan penuh gairah,” jelas Nicolas Bru, stylist Shakira, dikutip dari Harper’s Bazaar.
4. Ia tahu cara memadukan nostalgia dan tren modern

Salah satu kekuatan terbesar Shakira adalah kemampuannya menjaga ciri khas lama tanpa terlihat ketinggalan zaman. Ia masih mempertahankan elemen-elemen fashion era 1990-an dan awal 2000-an yang melekat pada dirinya, tetapi dikemas dengan styling yang lebih modern dan sophisticated. Karena itu, penampilannya terasa nostalgia sekaligus fresh.
Hal tersebut terlihat jelas dalam tur Las Mujeres Ya No Lloran yang banyak menghadirkan referensi visual dari era awal kariernya. Namun di saat bersamaan, ia juga tampil memakai couture dress, custom bodysuit, hingga fashion house mewah seperti Versace. Perpaduan antara nostalgia dan modernitas itu membuat gaya Shakira tetap relevan lintas generasi.
5. Shakira selalu terlihat autentik saat memakai apa pun

Banyak selebritas terlihat berbeda antara persona panggung dan kehidupan sehari-hari, tetapi Shakira tetap terasa autentik dalam keduanya. Saat tampil santai dengan jeans dan kaus, ia tetap terlihat effortless. Sementara ketika berada di atas panggung atau red carpet, auranya langsung berubah menjadi glamor dan powerful tanpa kehilangan karakter aslinya.
Keaslian itulah yang membuat gaya Shakira terasa timeless. Orang-orang bukan cuma mengingat outfit yang ia pakai, tetapi juga energi dan kepercayaan diri yang ia tampilkan lewat fashion tersebut. Pada akhirnya, itulah yang membuat style Shakira tetap ikonik bahkan di tengah era fashion yang terus berubah cepat.
Pada akhirnya, daya tarik fashion Shakira bukan cuma soal pakaian mahal atau penampilan glamor semata. Ia berhasil membuat style terasa personal, penuh energi, dan autentik, sehingga tetap relevan bahkan setelah puluhan tahun berkarier.



















