buku Djenar Maesa Ayu (shopee.co.id/Monster Store Jakarta)
Nayla merupakan novel pertama yang ditulis oleh Djenar Maesa Ayu, setelah sebelumnya ia menuntaskan dua kumpulan cerpen berjudul Mereka Bilang, Saya Monyet! dan Jangan Main-main (dengan Kelaminmu). Novel yang terbit pada tahun 2005 ini langsung menuai kontroversi karena isinya yang begitu berani dan vulgar dalam mengangkat isu perempuan.
Nayla berkisah tentang perempuan bernama Nayla, yang tumbuh dalam keluarga yang penuh luka dan tekanan emosional. Sejak kecil, hubungannya dengan sang ibu tidaklah baik. Sosok ibu yang keras dan dingin, menggoreskan trauma dalam diri Nayla hingga dewasa. Pengalaman pahit di masa kecil, membentuk Nayla menjadi pribadi yang rapuh, sekaligus kuat dan penuh perlawanan.
Saat beranjak dewasa, Nayla berusaha melepaskan diri dari bayang-bayang masa lalu. Ia memilih hidup mandiri, pergi dari rumah, dan mencari jalan hidupnya sendiri. Dari sinilah konflik dimulai. Dalam proses pencarian jati diri tersebut, ia dihadapkan dengan berbagai relasi yang rumit, baik dengan keluarga, laki-laki, dan dirinya sendiri. Melalui novel ini, Djenar ingin memberikan gambaran, bagaimana trauma masa kecil bisa sangat berpengaruh pada cara seorang perempuan memandang cinta, kepercayaan, dan kebebasan.
Novel ini lebih condong pada genre psikologis dengan nuansa feminis yang amat kuat. Membaca novel ini akan membuatmu turut menjadi saksi perjalanan hidup tokoh Nayla dalam pencarian jati dirinya. Cara Nayla dalam menghadapi dan menyikapi masalah, dapat dijadikan pelajaran, karena isunya lekat dengan permasalahan kehidupan.