ilustrasi wanita berenang (pexels.com/olly)
Ketergantungan emosional bisa dipengaruhi keyakinan keliru (false beliefs) yang tertanam sejak lama, seperti anggapan bahwa diri sendiri tidak berharga atau tidak mampu hidup tanpa pasangan. Mengenali dan mempertanyakan keyakinan tersebut penting agar kamu tidak terus terjebak dalam kecemasan dan ketakutan dalam hubungan.
Gantilah pola pikir negatif dengan afirmasi positif untuk membangun harga diri dan ketahanan emosional. Ingat, nilai dirimu tidak ditentukan oleh perhatian pasangan, tetapi juga oleh siapa dirimu sebagai individu. Jika kesulitan mengubah pola pikir sendiri, jangan ragu mencari bantuan profesional, seperti psikolog atau konselor.
Melepaskan diri dari ketergantungan emosional memang membutuhkan waktu dan proses yang gak selalu mudah. Namun, dengan mulai menghargai diri sendiri, membangun kemandirian, dan menjaga hubungan sosial, kamu bisa kembali menemukan kebahagiaan tanpa harus bergantung sepenuhnya pada pasangan.