5 Cara Mengatur Budget Bukber agar Gak Boncos di Akhir Bulan

Hitung realistis jumlah undangan sejak awal untuk mengetahui potensi pengeluaran sebenarnya.
Buat sinking fund khusus bukber dengan memisahkan dana dan menyimpannya di rekening terpisah.
Berani selektif tanpa rasa bersalah dalam memilih acara, tentukan batas maksimal pengeluaran per acara, dan imbangi dengan penghematan di pos lain.
Ramadan selalu identik dengan undangan buka bersama yang datang bertubi-tubi. Dari grup sekolah, kantor, sampai circle yang jarang ketemu pun tiba-tiba aktif lagi. Rasanya senang karena bisa silaturahmi. Tapi saldo rekening sering kali tidak ikut bahagia.
Situasi ini hampir jadi ritual tahunan yang sulit dihindari. Kamu ingin tetap hadir tanpa terlihat menjauh. Di sisi lain, pengeluaran makan di luar jelas meningkat drastis. Supaya keuangan tetap aman, yuk, simak lima cara mengatur budget bukber agar gak boncos di akhir bulan.
1. Hitung realistis jumlah undangan sejak awal

Begitu memasuki minggu pertama puasa, coba catat semua undangan yang sudah masuk. Jangan menunggu sampai jadwal menumpuk dan kamu asal datang. Dengan melihat jumlahnya, kamu jadi sadar akan potensi pengeluaran sebenarnya. Ini langkah awal sebelum menerapkan strategi sinking fund.
Misalnya, kamu memperkirakan ada delapan acara bukber selama Ramadan. Rata-rata sekali makan bisa habis Rp100-150 ribu tergantung tempatnya. Dari situ kamu sudah punya gambaran total dana yang dibutuhkan. Angka ini bukan untuk menakut-nakuti, tapi supaya kamu lebih siap.
2. Buat sinking fund khusus bukber

Sinking fund terdengar rumit, padahal konsepnya sederhana. Kamu hanya perlu memisahkan dana khusus untuk kebutuhan tertentu sebelum waktunya tiba. Dalam konteks ini, kamu membuat pos budget buka bersama sejak awal bulan. Jadi, uangnya tidak tercampur dengan kebutuhan lain.
Caranya, bagi total estimasi bukber tadi ke dalam empat minggu. Sisihkan nominal itu setiap minggu begitu menerima gaji atau pemasukan. Simpan di rekening terpisah atau e-wallet berbeda agar tidak tergoda untuk terpakai. Dengan teknik ini, tips hemat puasa terasa lebih realistis dan tidak menyiksa.
3. Berani selektif tanpa rasa bersalah

Tidak semua undangan harus kamu datangi. Kedengarannya jahat, tapi ini soal prioritas dan kondisi finansialmu. Pilih acara yang benar-benar penting atau jarang terjadi. Misalnya, reuni sahabat lama atau bukber keluarga besar.
Untuk undangan lain, kamu bisa menolak dengan sopan. Jelaskan bahwa jadwal sudah penuh atau ada keperluan lain. Orang dewasa akan mengerti, apalagi di bulan puasa yang memang padat agenda. Keuangan sehat lebih penting daripada memaksakan diri demi gengsi.
4. Tentukan batas maksimal per acara

Sering kali yang bikin boncos bukan hanya jumlah acaranya, tapi juga impuls saat memesan makanan. Awalnya niat hemat, tapi akhirnya nambah menu, dessert, dan kopi. Supaya tidak kebablasan, tetapkan batas maksimal pengeluaran per bukber. Anggap ini sebagai komitmen pada diri sendiri.
Kamu bisa cek menu dan harga sebelum datang. Pilih paket yang sesuai budget dan hindari lapar mata. Jika perlu, bayar langsung setelah memesan agar tidak tergoda menambah pesanan. Cara sederhana ini efektif menjaga budget buka bersama tetap terkendali.
5. Imbangi dengan penghematan di pos lain

Kalau memang jadwal bukber padat dan sulit dikurangi, kamu bisa mengatur strategi lain. Misalnya, kurangi jajan harian atau kopi kekinian selama Ramadan. Alihkan dana kecil itu ke sinking fund bukber. Sedikit demi sedikit, jumlahnya cukup terasa.
Kamu juga bisa lebih sering makan di rumah saat tidak ada agenda. Selain lebih sehat, pengeluaran jadi lebih stabil. Menghemat saat puasa bukan berarti pelit, tapi cerdas mengelola prioritas. Dengan begitu, kamu tetap bisa menikmati momen tanpa stres finansial.
Bukber seharusnya menjadi momen hangat untuk mempererat hubungan. Dengan strategi yang tepat dan sinking fund yang konsisten, kamu bisa menikmati kebersamaan tanpa rasa waswas di akhir bulan. Keuangan sehat tetap terjaga, silaturahmi pun jalan terus tanpa beban. Yuk, terapkan cara mengatur budget bukber agar gak boncos di akhir bulan!







![[QUIZ] Dari Karakter Upin dan Ipin Pilihan Kamu, Kami Tahu Gaya Berpakaianmu!](https://image.idntimes.com/post/20250820/1000114574_6f910799-c6d7-463a-aed3-fd68d548d97b.jpg)









