Jamaah yang dimuliakan Allah, impian untuk mendapat rida Allah SWT bukanlah perkara yang mudah. Islam mengajarkan bahwa perlu iman yang kuat dan amal saleh serta keikhlasan untuk meraihnya. Setiap umat Muslim tidak hanya diperintahkan untuk beribadah dan berbuat baik, tetapi juga harus menyertakan hati yang ikhlas dalam menjalankan ibadah tersebut.
Ridho Allah merupakan tujuan hidup dari masing-masing diri kita. Tanpa ridanya, segala amal yang dilakukan tidak akan bernilai. Untuk itu, mari kita niatkan segala bentuk amal dan ibadah benar-benar hanya diniatkan karena Allah SWT.
Rida Allah sebagai tujuan hidup
Rida Allah SWT merupakan sesuatu yang memiliki kedudukan tinggi dalam kehidupan seorang Muslim. Allah SWT menegaskan bahwa keridaannya merupakan tujuan hidup yang harus dicapai. Dengan ridanya, setiap umat Muslim akan mendapatkan kebahagiaan yang tak ternilai harganya.
Allah SWT berfirman:
جَزَاۤؤُهُمْ عِنْدَ رَبِّهِمْ جَنّٰتُ عَدْنٍ تَجْرِيْ مِنْ تَحْتِهَا الْاَنْهٰرُ خٰلِدِيْنَ فِيْهَآ اَبَدًاۗ رَضِيَ اللّٰهُ عَنْهُمْ وَرَضُوْا عَنْهُۗ ذٰلِكَ لِمَنْ خَشِيَ رَبَّهٗࣖ ٨
jazâ'uhum ‘inda rabbihim jannâtu ‘adnin tajrî min taḫtihal-an-hâru khâlidîna fîhâ abadâ, radliyallâhu ‘an-hum wa radlû ‘an-h, dzâlika liman khasyiya rabbah
Artinya: “Balasan mereka disisi Tuhannya adalah surga ‘Adn yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. Mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Allah ridho terhadap mereka dan mereka pun ridho kepada-Nya. Itu adalah (balasan) bagi orang yang takut kepada Tuhannya.” (QS. Al-Bayyinan ayat 8).
Dalam tafsir Tahlili, Allah menghadiahkan surga Adn yang di dalamnya terdapat berbagai kenikmatan dan kesenangan. Hadiah tersebut merupakan keridhoan Allah SWT atas iman dan amal saleh yang dilakukan dengan keikhlasan. Ganjaran-ganjaran kebahagiaan di dunia dan di akhirat merupakan hadiah untuk orang yang jiwanya penuh ketakwaan pada Allah SWT.
Ikhlas merupakan kunci meraih rida Allah
Jamaah yang dimuliakan Allah, salah satu kunci dalam meraih rida Allah adalah dengan keikhlasan dalam melakukan amal dan ibadah. Amal dan ibadah yang tidak dijalankan dengan keikhlasan tidak akan memiliki nilai di sisi-Nya. Untuk itu, setiap ibadah yang akan kita lakukan harus dilandasi dengan niat tulus hanya untuk Allah semata.
Dalam kehidupan sehari-hari, kita dapat melakukan kebaikan dengan hati yang ikhlas untuknya. Melakukan kebaikan seperti bersedekah untuk anak yatim dan fakir miskin atau kebaikan lainnya jika disertai rasa ikhlas, kebaikan tersebut akan bernilai mulia di sisi Allah dan manusia itu sendiri. Amal tersebut akan mendapat ganjaran pahala dan orang yang mendapat amal tertolong atas kebaikan diri si pemberi sedekah.
Ramadan adalah waktu untuk menjemput ridho Allah
Jamaah sekalian, mari kita gunakan sisa waktu Ramadan untuk menjemput rida Allah SWT. Pada bulan ini, setiap amal ibadah mendapat ganjaran berlipat ganda. Untuk itu, sangat dianjurkan untuk memperbanyak ibadah di bulan mulia ini.
Dengan menjalani ibadah Ramadan dan melandasinya dengan keikhlasan, kita akan mendapat pahala berkali-kali lipat dan dapat menjemput rida Allah. Ingatlah, tujuan hidup manusia adalah untuk mendapat rida-Nya, maka bersemangatlah dalam melakukan ibadah dan amal saleh. Karena itu, mari manfaatkan setiap detik Ramadan untuk mendekatkan diri kepada-Nya.