Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Ide Self-Care Sederhana yang Bisa Dilakukan setelah Salat Tarawih

5 Ide Self-Care Sederhana yang Bisa Dilakukan setelah Salat Tarawih
ilustrasi perempuan menggunakan pelembab (freepik.com/freepik)

Ramadan selalu terasa hangat sekaligus melelahkan. Setelah seharian menahan lapar dan haus, malam diisi dengan salat tarawih yang khusyuk dan suasana masjid yang ramai. Tubuh capek, tapi hati rasanya penuh. Di tengah ritme itu, kamu tetap butuh jeda kecil untuk menjaga well-being.

Sering kali kita fokus pada ibadah sampai lupa merawat diri sendiri. Padahal, self-care ramadan bukan hal yang egois, justru bagian dari menjaga stamina agar ibadah tetap optimal. Kamu gak harus melakukan hal besar atau mahal. Yuk, simak lima kebiasaan sederhana yang bisa jadi ritual malam ramadan versimu sendiri.

1. Membersihkan wajah dengan lebih mindful

ilustrasi mencuci muka
ilustrasi mencuci muka (freepik.com/jcomp)

Setelah tarawih, wajah biasanya terasa lebih berminyak dan lelah. Debu perjalanan, keringat, dan sisa makeup bisa menumpuk tanpa terasa. Luangkan waktu beberapa menit untuk membersihkan wajah dengan gerakan pelan. Rasakan air menyentuh kulitmu, jangan terburu-buru.

Momen ini bukan cuma soal kecantikan puasa, tapi juga tentang merawat diri dengan lembut. Kamu memberi sinyal pada tubuh bahwa hari sudah hampir selesai. Kulit yang bersih bikin tidur lebih nyaman. Bangun sahur pun terasa lebih segar.

2. Minum air hangat dan atur napas

ilustrasi perempuan minum air hangat
ilustrasi perempuan minum air hangat (freepik.com/freepik)

Sebelum tidur, coba minum segelas air hangat. Bukan sekadar untuk hidrasi, tapi juga membantu tubuh lebih rileks. Lalu duduk sebentar dan tarik napas dalam beberapa kali. Rasakan udara masuk dan keluar tanpa tergesa.

Di tengah jadwal ibadah yang padat, tubuhmu juga butuh dipeluk secara halus. Teknik sederhana ini membantu menurunkan ketegangan. Kamu jadi lebih siap untuk istirahat tanpa pikiran berisik. Tidur pun terasa lebih berkualitas.

3. Menulis satu halaman jurnal ringan

ilustrasi perempuan journaling
ilustrasi perempuan journaling (freepik.com/pikisuperstar)

Tidak perlu panjang atau puitis, cukup satu halaman saja. Tulis apa yang kamu rasakan hari ini, termasuk lelahnya. Jurnal harian di bulan puasa bisa jadi ruang jujur tanpa penilaian. Kamu bebas mengeluh, bersyukur, atau sekadar mencatat hal kecil yang menyenangkan.

Kebiasaan ini bagian dari self-care ramadan yang jarang disadari. Dengan menulis, isi kepala tidak ikut terbawa sampai tidur. Kamu memberi ruang pada emosi untuk keluar dengan aman. Hasilnya, hati terasa lebih ringan saat memejamkan mata.

4. Oleskan pelembap atau body lotion dengan niat merawat

ilustrasi perempuan menggunakan body lotion
ilustrasi perempuan menggunakan body lotion (freepik.com/jcomp)

Kulit cenderung lebih kering saat puasa, apalagi jika aktivitasmu padat. Mengoleskan pelembap setelah mandi malam bisa jadi ritual kecil yang menenangkan. Lakukan perlahan, bukan sambil scrolling ponsel. Sentuhan sederhana pada tubuh membantu kamu lebih sadar akan kondisi diri.

Momen ini juga bisa memperbaiki mood setelah hari yang panjang. Kamu tidak hanya merawat penampilan, tapi juga rasa nyaman. Penampilan saat puasa bukan soal terlihat glowing saja, tapi merasa cukup dan terawat. Dari situ, rasa percaya diri ikut tumbuh pelan-pelan.

5. Batasi layar dan beri waktu hening

ilustrasi perempuan rileks
ilustrasi perempuan rileks (freepik.com/lifeforstock)

Godaan membuka media sosial setelah Tarawih memang besar. Rasanya ingin tahu kabar orang lain atau sekadar cari hiburan cepat. Tapi terlalu lama menatap layar justru bikin otak sulit tenang. Cahaya biru membuat tubuh lupa bahwa ini waktunya istirahat.

Coba beri diri sendiri 20–30 menit tanpa gawai sebelum tidur. Gunakan waktu itu untuk duduk diam atau berbincang santai dengan keluarga. Ritual malam ramadan tidak harus selalu ramai dan penuh distraksi. Keheningan kecil sering kali lebih menyembuhkan dari yang kamu kira.

Ramadan bukan lomba siapa yang paling kuat begadang atau paling sibuk. Kamu tetap manusia yang punya batas dan butuh dirawat. Kebiasaan kecil setelah tarawih bisa jadi cara menjaga well-being tanpa mengurangi nilai ibadah. Yuk, mulai malam ini pilih satu ritual sederhana dan rasakan bedanya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ken Ameera
EditorKen Ameera
Follow Us

Latest in Life

See More

9 Gamis Lebaran 2026 Agar Terlihat Langsing, Banyak Pilihannya!

02 Mar 2026, 17:03 WIBLife