"Knowledge gap merupakan fenomena yang merujuk pada perbedaan atau ketidaksesuaian antara apa yang diketahui dan apa sebenarnya perlu diketahui agar dapat membuat keputusan yang tepat," ucap Gary.
Sering Merasa Ketinggalan Informasi? Kenali Fenomena Knowledge Gap

- Knowledge gap adalah perbedaan antara informasi yang dimiliki seseorang dan pengetahuan yang dibutuhkan untuk mengambil keputusan atau menjalankan tugas secara tepat.
- Kelimpahan informasi digital tidak menjamin pemahaman setara; akses terbatas, pengetahuan dasar, serta kemampuan mencari dan mengolah informasi dapat memperlebar kesenjangan.
- Kesenjangan pengetahuan dapat menghambat pemahaman isu, percakapan, keputusan, produktivitas, kepatuhan, pengalaman karyawan, dan daya saing sehingga perlu diperhatikan.
Informasi menjadi bagian penting dalam kehidupan karena berperan dalam memberikan pengetahuan dan membantu seseorang memahami berbagai isu yang tengah terjadi. Ditambah lagi, teknologi informasi saat ini semakin berkembang sehingga siapa saja dapat mengakses berbagai informasi sesuai dengan kebutuhan kapan pun dan di mana pun.
Namun, perkembangan teknologi informasi tidak selalu membuat seluruh masyarakat memperoleh dan memahami informasi dengan tingkat yang sama. Kemudahan dalam mengakses informasi justru membuat masyarakat dihadapkan dengan arus informasi yang sangat banyak. Di sisi lain, setiap orang memiliki kemampuan, pengetahuan sebelumnya, serta cara yang berbeda dalam mencari dan memahami informasi.
Perbedaan tersebut dapat membuat sebagian orang lebih cepat mengetahui dan memahami suatu informasi, sementara sebagian lainnya justru merasa tertinggal. Kondisi inilah yang dapat berkaitan dengan fenomena knowledge gap atau kesenjangan pengetahuan. Lantas, apa sebenarnya fenomena knowledge gap? Simak penjelasannya!
1. Memahami istilah knowledge gap

ilustrasi tidak memahami topik (freepik.com/freepik) Gary Stringer, manajer pemasaran konten, dilansir dari HowNow, menjelaskan bahwa knowledge gap atau kesenjangan pengetahuan merujuk pada perbedaan atau ketidaksesuaian antara apa yang diketahui seseorang dan apa yang perlu mereka ketahui agar dapat membuat keputusan yang tepat atau melakukan suatu tugas. Dalam kehidupan sehari-hari, kondisi tersebut dapat terlihat ketika seseorang mengetahui suatu informasi lebih cepat dibandingkan orang lain, sementara orang yang belum mendapatkan atau memahami informasi tersebut akhirnya merasa tertinggal.
Kondisi ini dapat memengaruhi bagaimana seseorang memahami suatu situasi. Ketika sebagian orang sudah mendapatkan informasi mengenai isu-isu terkini dan mampu memahaminya, di sisi lain masih terdapat orang yang belum memperoleh informasi atau belum memiliki pengetahuan yang cukup untuk memahami isu tersebut. Perbedaan inilah yang kemudian dapat menciptakan kesenjangan pengetahuan.
2. Penyebab knowledge gap

ilustrasi kemajuan teknologi (pixabay.com/fancycrave1) Kemajuan teknologi menjadi salah satu faktor yang dapat berkaitan dengan terjadinya knowledge gap. Semakin banyak informasi yang tersedia memang memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk memperoleh pengetahuan, tetapi tidak semua orang memiliki kemampuan atau kesempatan yang sama untuk mengakses, memilih, dan memahami informasi tersebut.
Gary juga menambahkan bahwa saat ini kita semua berada di era kelimpahan konten. Tantangan utama dari perkembangan teknologi bukan hanya mengenai ada atau tidaknya informasi, tetapi bagaimana seseorang dapat menemukan, memilih, dan memahami informasi yang benar-benar dibutuhkan.
Ketika seseorang memiliki akses yang terbatas, kurang memiliki pengetahuan dasar mengenai suatu topik, atau kesulitan mengolah informasi yang tersedia, mereka dapat lebih lambat memahami suatu isu dibandingkan orang lain. Kondisi tersebut kemudian dapat memperlebar kesenjangan pengetahuan.
3. Menutup knowledge gap sangatlah penting

ilustrasi menurunkan produktivitas (pexels.com/cottonbro studio) Kesenjangan pengetahuan dapat berpengaruh terhadap bagaimana seseorang memahami suatu keadaan, terutama ketika mereka tidak memiliki informasi yang cukup mengenai hal yang sedang terjadi. Perbedaan pengetahuan tersebut juga dapat membuat seseorang kesulitan mengikuti pembicaraan, memahami suatu persoalan, hingga mengambil keputusan yang berkaitan dengan informasi tertentu.
Sebab itu, fenomena knowledge gap perlu mendapat perhatian sebagai upaya mengurangi perbedaan pengetahuan yang terjadi di masyarakat. Menurut Siavosh Taheri, spesialis SEO, dikutip dari Inop AI, knowledge gap dapat berpengaruh terhadap beberapa hal, yaitu:
- Menurunkan produktivitas
- Isu kepatuhan dan risiko
- Menciptakan pengalaman yang kurang baik bagi karyawan
- Kelemahan dalam persaingan
Knowledge gap menjadi fenomena yang menggambarkan bahwa kemudahan dalam mengakses informasi belum tentu membuat seluruh orang memiliki tingkat pengetahuan yang sama. Perbedaan akses, kemampuan memahami informasi, serta pengetahuan yang sudah dimiliki sebelumnya dapat membuat seseorang lebih cepat memahami suatu informasi dibandingkan orang lain.
























